Keluhan Jalan Rusak Makin Tajam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Keluhan Jalan Rusak Makin Tajam

Keluhan Jalan Rusak Makin Tajam

Written By Mang Raka on Jumat, 07 April 2017 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Puluhan anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lodaya Karawang mendatangi kantor Pemkab dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dengan agenda yang berbeda, Kamis (6/4).

Saat menggelar aksi demo di lingkungan kantor Pemkab (Bupati) Karawang, mereka menyuarakan soal percepatan perbaikan jalan. Pasalnya, kerusakan jalan sudah cukup parah dan tersebar  hampir di seluruh kecamatan yang ada di  Kabupaten Karawang. Sedangkan di kantor Kejari Karawang, lima orang  perwakilan anggota LSM Lodaya justru membuat dan menyerahkan berkas dugaan korupsi dalam persoalan piutang PDAM senilai Rp 20,3 miliar dan uprating (peningkatan) instalasi pipa air (IPA) cabang Telukjambe senilai  Rp 4,95 miliar
Ketua LSM Lodaya Karawang, Nace Permana mengatakan, Kabupaten Karawang memiliki APBD hingga Rp 4 triliun, namun infrastruktur jalan pada rusak. "Jalan rusak ini harus segera diperbaiki," kata Nace saat berorasi.
Dikatakan, jalan rusak tersebut sudah banyak makan korban, khususnya pengendara sepeda motor. "Segera perbaiki, jangan sampai korban akibat jalan rusak ini terus bertambah," tegasnya.
Nace juga menyinggung status akun facebook Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana yang mengatakan bahwa Pemkab Karawang belum melakukan perbaikan jalan rusak karena faktor musim hujan. Menurut Nace, pernyataan di akun facebook itu sangat menyinggung perasaan masyarakat.
Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari dihadapan para pengunjuk rasa tersebut mengatakan, Pemkab Karawang sudah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur jalan sebesar Rp 715 miliar. "Saat ini dinas teknis yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karawang sedang mempersiapkan proses lelang pekerjaan, kemungkinan besar di pertengahan April 2017 ini, pekerjaan proyek pembangunan sudah bisa dilaksanakan," kata Jimmy, panggilan akrab Wakil Bupati Karawang.
Sekretaris Dinas PUPR Karawang, Rustandar mengatakan, Dinas PUPR Karawang akan segera menggelar lelang proyek pembangunan sebanyak 180 paket yang terdiri dari proyek LPSE dan penujukan langsung (PL). "Dari ratusan paket tersebut, anggaran yang sudha dialokasikan sekitar Rp 150 miliar," kata Rustandar.
Terkait pelaporan pihaknya soal dugaan kasus korupsi di PDAM, Nace berharap pihak kejaksaan dapat segera melakukan proses penyidikan. Sebab nilai piutang sebesar Rp 20,3 miliar yang diajukan jajaran direksi untuk diputihkan, tidak masuk logika jika disebabkan oleh tunggakan pelanggan.
"Jika itu disebabkan oleh tunggakan pelanggan, sangat mustahil jumlahnya mencapai segitu. Makanya kami menduga piutang tersebut bermuatan korupsi. Sebab bisa saja, uang yang disetorkan pelanggan tidak dimasukan dalam pendapatan perusahaan, dan justru dimasukan dalam piutang sehingga jumlahnya membengkak,"
Nace mengaku, akan memberikan waktu selama dua minggu kepada kejaksaan untuk menindaklanjuti laporan pihaknya. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak juga ada kemajuan, pihaknya akan kembali mendatangi kejaksaan dengan jumlah massa yang lebih banyak.
"Kita juga akan kirimkan salinan berkas laporan dan tanda terimanya ke kejaksaan tinggi dan kejaksaan agung, agar kejaksaan negeri Karawang tidak main-main dalam perkara ini,"pungkas Nace.(ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template