Kantor Desa Rengasdengklok Utara Dipenuhi Rumput Liar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kantor Desa Rengasdengklok Utara Dipenuhi Rumput Liar

Kantor Desa Rengasdengklok Utara Dipenuhi Rumput Liar

Written By Mang Raka on Jumat, 28 April 2017 | 15.00.00

- Dari 2011 tak Kunjung Selesai

RENGASDENGKLOK, RAKA - Pembangunan progotype kantor Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok terbengkalai, padahal pembangunan kantor desa tersebut menggunakan anggaran tahun 2011 silam. Diduga pembangunan kantor desa tersebut tidak diselesaikan oleh kepala desa sebelumnya. Bangunan ini kini banyak dipenuhi  ilalang dan di dalamnya penuh coretan dan bekas pakaian tunawisma. Kantor ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Rp 400 juta.
Menurut Kepala Desa Rengasdengklok Utara, Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil Lurah Kopral, pembangunan kantor desa tersebut tahun 2011 pada masa pemerintahan Kepala Desa Enin Saputra yang biasa disebut Lurah Kapsul. “Pembangunan desa itukan waktu kepala desa yang terdahulu, saya tidak tahu menahu tentang itu, karena saya sendiri belum menjabat,” katanya.
Dikatakannya, pada saat menjabat, dirinya mengaku tidak mau menandatangi surat pelimpahan pembangunan desa prototype tersebut. Pasalnya, dirinya tidak mau tersangkut permasalahan yang ia tidak ketahui sebelumnya, dan pada saat itu kepala desa sebelumnya berjanji akan menyelesaikan pembangunan tersebut. Namun, hingga saat ini pembangunan kantor desa tersebut tak kunjung diselesaikan. “Dulu saya pernah disuruh untuk menandatangani surat pelimpahan kantor desa prototype tersebut, namun saya tidak mau,” ujar dia.
Padahal, lanjut dia, kantor desa tersebut sangat dibutuhkan bagi aparat pemerintah untuk melayani masyarakat. Mengingat kantor desa yang saat ini ia tempati kurang maksimal karena sempit dan kumuh. “Ya kalau selesai mah saya juga mau nempatin kantor baru,” terang dia.
Di tempat berbeda, Drs H Asep Wahyu Camat Rengasdengklok, membenarkan, pembangunan prototype kantor Desa Rengasdengklok Utara memang pada tahun 2011, namun ia mengaku untuk menjabat sebagai camatnya sendiri pada tahun 2013, dan pengajuannya sendiri sudah diajukan ke pihak BPBD. “Pernah juga saya urus waktu itu langsung BPBD yang waktu itu namanya BPMPD, namun belum ada kabar lagi sampai sekarang. Tapi alangkah lebih baiknya temui saja lurah kapsulnya dulu,” pungkasnya. (rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template