Kades Parungmulya Dipaksa Berhenti - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Parungmulya Dipaksa Berhenti

Kades Parungmulya Dipaksa Berhenti

Written By Mang Raka on Sabtu, 01 April 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Kepala Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Asep Kadarusman resmi diberhentikan sementara oleh Bupati Karawang. Meski pemberian SK pemberhentian dinilai terlambat, tetapi pada akhirnya SK tersebut diberikan kepada Asep, Kamis (30/3) lalu.

"Iya kemarin (Kamis) SK pemberhentian sementaranya diberhentikan," ujar Camat Ciampel, Agus Sugiono, kepada Radar Karawang, Jumat (31/3). Dia juga membenarkan, bahwa SK bernomor 141.1/Kep.328-Huk/2017, tentang pengesahan pemberhentian sementara Kepala Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel itu dikeluarkan oleh Bupati Karawang pada bulan Januari 2017 silam. SK nya dikeluarkan tanggal 11 Januari yah. Sekarang yang mengendalikan desa Sekdesnya, jadi Plh," katanya.
Sementara Tokoh Masyarakat Parungmulya, Cece Abdullah, mengaku resah dengan status Kepala Desa Asep Kadarusman yang sering bersosialisasi kepada masyarakat bahwa yang bersangkutan masih menjadi kepala desa dan masih mengendalikan pemerintahan desa. "Padahal diakan sudah diberhentikan. Tapi kalau ngomong ke masyarakat, ketokoh-tokoh, itu masih jadi Kades," ujarnya.
Atas kondisi tersebut, pihaknya menjemput bola kepada pemerintah Kecamatan Ciampel terkait status Kepala Desa Asep. Ternyata benar adanya bahwa Asep sudah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Desa Parungmulya, karena sudah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Karawang. "Sekarang semuanya sudah jelas. Jadi saudara Asep Kadarusman tidak lagi memiliki kewenangan apa-apa di desa," ujarnya.
Meski demikian, dia merasa curiga terhadap para pejabat dilingkungan pemda karawang terutama di Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD). Karena SK yang dikeluarkan Bupati tertanggal 11 Januari, tetapi baru diserahkan kepada yang bersangkutan dan kepada pemerintahan desa pada Kamis (30/3) kemarin. "Ada apa ini, kenapa SK nya sudah dikeluarkan cukup lama. Tapi baru diserahkan hari Kamis kemarin," ucapnya.
Sementara Sekretaris DPMD, Wawan Hernawan, saat dikonfirmasi terkait SK pemberhentian sementara terhadap Kepala Desa Parungmulya, Asep Kadarusman, yang dinilai telat diserahkan kepada Pemerintahan Desa Parungmulya, menurutnya keterlambatan itu dikarenakan proses hukum yang dijalani Asep cukup panjang. "Hanya selisih satu dua hari kalau gak salah, pas SK (Pemberhentian sementara) dikeluarkan. Ada putusan pengadilan yang menyatakan Asep Bebas. Makanya kami cek dulu bagaimana kebenarannya," ujarnya.
Ternyata setelah komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan  Kabag Hukum Pemda Karawang, ternyata putusan bebas itu bukan menyatakan bebas dari hukum. Melainkan bebas dari permohonan untuk tidak ditahan. "Jadi proses hukumnya sampai saat ini masih terus berjalan," pungkasnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template