Jelang Rapimda, Ketua Golkar Dipolisikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jelang Rapimda, Ketua Golkar Dipolisikan

Jelang Rapimda, Ketua Golkar Dipolisikan

Written By ayah satria on Selasa, 25 April 2017 | 22.31.00

KARAWANG, RAKA - Kisruh di internal Partai Golkar Karawang nampaknya masih belum tuntas. Baru-baru ini, ketuanya dilaporkan pimpinan kecamatan ke Mabes Polri atas dugaan tindak pidana fitnah yang dilakukan kepada beberapa PK.
Ketua PK Golkar Pakisjaya Syahruddin A Japet yang mengaku mewakili 18 PK lainnya, merasa nama baiknya tercemar. Dan sebagai kader partai merasa kehormatannya dirusak oleh pimpinan DPD Golkar Karawang. Oleh karenanya, pihaknya membuka LP ke Mabes Polri dengan no LP/405/IV/2017. "Kami buat LP pada tanggal 17 April 2017 lalu," katanya.
Menurutnya, anggapan yang dituduhkan DPD Golkar Karawang bahwa SK PK terutama 18 PK se Kabupaten Karawang telah habis masa baktinya, merupakan anggapan yang salah. Karena berdasarkan surat edaran DPP Partai Golkar disebutkan, bahwa PK itu masih sebagai pengurus sampai dengan pelaksanaan musyawarah kecamatan.  "Sehingga dengan diterbitkannya surat keputusan caretaker yang ditandatangani oleh Sri Rahayu Agustina selaku Ketua dan Suryana SH selaku Sekretaris DPD Golkar, membuat PK tidak dapat mencalonkan ataupun dicalonkan kembali. Maka dengan demikian jelas perbuatan tersebut telah merusak kehormatan dan harga diri kami selaku PK,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, pihaknya sengaja membuat laporan ke Mabes Polri karena ingin menuntut keadilan, agar dapat mengetahui apa yang telah dilakukan pimpinan DPD Golkar kepada 18 PK tersebut, adalah benar atau salah.  "Saya sudah membuat laporan dan diterima oleh Mabes Polri, untuk selanjutnya ditindak lanjuti dengan pemanggilan para saksi, untuk melengkapi BAP yang sudah dibuat," jelasnya.
Menurut Syahruddin, sebelumnya sudah mencoba membuka komunikasi dengan pimpinan DPD Golkar Karawang, tetapi tidak ada tanggapan serius. Bahka saat kunjungan Korwil Provinsi Jawa Barat DPD Partai Golkar beberapa waktu lalu, pihaknya sudah tidak diterima oleh DPD Golkar Karawang.  "Seperti sudah dianggap bukan lagi kader Partai Golkar. Itu yang sangat kami sayangkan. Mestinya pada saat itu komunikasi bisa dibuka dan terselesaikan," ujarnya.
Menjelang Rapimda Golkar Karawang yang dikabarkan akan dilaksanakan pada 26 April mendatang, pihaknya akan mencoba mendatangi acara tersebut meskipun tidak ada undangan dari DPD Golkar Karawang. "Karena secara SK kami masih sebagai PK, jadi mau diundang ataupun tidak kami akan hadir. Minimal pada saat acara pembukaan," ujarnya
Sementara Ketua DPD Golkar Karawang Sri Rahayu Agustina menyampaikan, laporan yang disampaikan oleh mantan PK Golkar adalah tidak mendasar. Karena persoalan mosi tidak percaya itu dibantah oleh DPP Golkar dengan surat bernomor B1024/Golkar/III/2017 tertanggal 31 Maret 2017 lalu, perihal penegasan mosi tidak percaya. "Surat itu jelas menyatakan tidak ditemukan unsur-unsur pelanggaran disiplin organisasi, maka DPP menyatakan tidak ada persoalan di internal Golkar Karawang," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template