Jatah Raskin di Anggadita Berkurang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jatah Raskin di Anggadita Berkurang

Jatah Raskin di Anggadita Berkurang

Written By ayah satria on Selasa, 25 April 2017 | 22.52.00

KLARI, RAKA - Keterlambatan turunnya beras untuk rakyat miskin (raskin) di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, menjadi pertanyaan warga disana. Parahnya bukan hanya soal keterlambatan turunnya besar itu saja melainkan penerima manfaat program itu pun jumlahnya menciut. Beras yang biasanya dijatah sebanyak 5 ton 3 kwintal itu kini menciut jadi 4 ton 2 kwintal.
Kepala Desa Anggadita, H.Agustia Mulyana, menyampaikan keluhan warganya itu, kemarin. Untuk saat ini, kata dia, pembagian jatah raskin untuk masyarakat di Desa Anggdita belum bisa dilakukan. Karena bagi dia belum ada laporan untuk pembagian beras tersebut. "Kalau laporan atau pengajuan kami sudah lakukan, belum tahu kapan untuk pembagiannya yang jelas untuk bulan sekarang ada penurunan yang sangat drastis, dari 5 Ton 3 kwintal sekarang kabarnya kita dapet 4 ton 2 kwintal," tandasnya.
Menurutnya dengan keterlambatan tersebut jangan sampai masyarakat menilai ada ketidak terbukaan aparat pemerintahan desa dengan masyarakat secara langsung. Karena dirinya sendiri mengaku belum mendapatkan laporan tentang adanya pembagian beras tersebut. "Biar tidak salah paham juga, kalau yang bulan sekarang memang belum turun, mohon pengertiannya juga kalau masalah telatnya kurang tahu saya," ucapnya.
Dia berharap masyarakat yang khususnya mendapatkan penerima bantuan beras tersebut tetap bersabar dan bisa memahami dan mengetahui bahwa sampai saat ini belum ada kepastian. Sedangkan untuk jumlah penerimaan beras yang berkurang itu tidak akan berpengaruh pada jumlah penerimaan bagi warga yang berhak mendapatkannya. "Kalau ada pengurangan dari sananya mungkin ada pengurangan juga untuk penerimanya, tapi kami sampai kesitu, nanti kita lihat saja setelah ada pembagian berasnya langsung, itu hanya informasi sementara," tuturnya.
Pengurangan jatah penerimaan beras raskin tersebut ternyata bukan hanya terjadi di Desa Anggadita saja melainkan terjadi di desa lainnya seperti yang dialami Desa Duren. Sebelumnya desa yang mendapatkan jatah beras sebanyak 520 karung itu kini hanya mendaptkan 516 karung.
Sementara warga di Dusun Sukamulya, Ahmad Saepuloh mengatakan sampai saat ini belum sama sekali mendapatkan bantuan pembagian beras tersebut. Dirinya hanya berharap bahwa pembagian bantuan bisa segara dilakukan. "Belum dapat, yang lain juga belum, ya harapannya semoga bisa segera dibagikan saja," pungkasnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template