Jalan Rusak di Desa Wadas Parah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Rusak di Desa Wadas Parah

Jalan Rusak di Desa Wadas Parah

Written By Mang Raka on Kamis, 20 April 2017 | 12.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Warga Perumnas Blok H. Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur mengeluhkan jalan rusak di wilayahnya yang mencapai hampir 1 kilometer. Selain berlubang keroakan jalan dengan variasi kerusakan mencapai hampir 1 meter persegi. Ironisnya kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak tiga tahun ini.

Informasi yang dihimpun Radar Karawang, Rabu (19/4), sebelumnya jalur penting yang merupakan jalan alternatif menuju Kampung Budaya ini sebelumnya memang jalan aspal
Namun kini sudah banyak yang keroak dan berlubang dengan variasi kedalaman sekitar 20 sampai 40 sentimeter. Kondisi jalan pun semakin parah saat hujan turun, selain licin pengendara sering terjebak jalan berlubang.
Warga Perumnas berharap baik pengembang ataupun pemerintah bisa membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, agar pengguna jalan tidak lagi merasa tidak nyaman. Bahkan pedagang dari luar pun seperti enggan masuk ke wilayah tersebut. Dan tidak jarang para pelaku usaha seperti warung ataupun mini market merasa rugi dengan kualitas jalan yang rusak.
Edi (45) Pemilik warung kopi menyampaikan jika dirinya cukup merugi oleh keadaan kualitas jalan yang ada. Dirinya pun membenarkan jika sebelumnya jalan dalam keadaan baik. Dirinya menduga kualitas aspal kurang baik sehingga tiga tahun musim hujan, jalan rusak. "Kalau pembeli bukan langganan warung saya sudah dari kemarin gulung tikar kang. Sebelumnya jalan baik-baik saja, dan itu tiga tahun yang lalu. Sekarang sudah berjalan tiga kali musim hujan, jalan rusak, kalau perkiraan saya kualitas aspal nya yang kurang bagus," terangnya.
Senada itu, Maksi (34) Warga Perumnas membenarkan jika sampai saat ini belum ada indikasi jalan akan diperbaiki. Dirinya berharap pihak pengembang perumnas dan pemerintah ikut memikirkan agar jalan akses perumnas tersebut bisa diperbaiki guna kelangsungan kegiatan sehari-hari warga. "Warga bisa saja melintas jalan lain, namun warga di sepanjang gang ini kan berharap bisa di perbaiki. Selain masalah banjir akibat genangan air juga warga mengeluhkan jika lumpur dari cipratan kendaraan pun sering kotori rumah warga di sepanjang jalan," tandasnya.
Di tempat terpisah, Yayan (29) pedagang bubur nasi mengungkapkan jika dirinya enggan memasuki akses jalan perumnas tersebut karena selain khawatir akan mencelakakan gerobak dagangannya juga pembeli memilih enggan masuki jalan tersebut. "Mending saya jalan lainlah soalnya khawatir malah gerobak saya bisa terjungkal. Lebih baik mencari jalan lain," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Ke di beneran na... Duit ti hotel, mall, perum... Loba keneh... Mun beak karak ka jalan... Kalem weh rakyat mah loba keun hutang ka dealer, jeung nu lain na... beh teu bisa ngahiji ngumpul nuntut nu kudu na urang.urang meunang ti pamerintah karawang.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template