Guru dan Kepsek Berprestasi Tanpa Reward - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru dan Kepsek Berprestasi Tanpa Reward

Guru dan Kepsek Berprestasi Tanpa Reward

Written By Mang Raka on Jumat, 07 April 2017 | 14.00.00

TELAGASARI, RAKA - Guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) setiap tahun dilombakan untuk menjadi yang berprestasi. Ketiadaan reward karir pada profesinya tersebut, acapkali rendah peminatnya karena dianggap seperti ritual simbolis tahunan.

"Simbolis saja setiap tahun, guru juga yang ikut ogah-ogahan, karena gak ada reward karier itu, jadi kaya simbolis program atau proyek diatas saja," Kata Kepsek SD yang priodesasi di Telagasari Carwan S.Pd.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Telagasari, Dede Suherman S.pd mengatakan, guru yang ikut lomba berprestasi semakin minim peminat, karena memang reward yang disuguhkan hanya spontas habis seketika. Padahal yang diharapkan adalah keistimewaan karier, misalnya saat jadi Calon Kepala Sekolah (Cakep), guru brprestasi ikut seleksi tanpa syarat atau menambah tunjangannya jangka panjang, mungkin peminatnya akan banyak. Itupula yang nampak dari lomba Kepsek berprestasi atau teladan, si pemenang, tidak ada prioritas memperpanjang masa tugasnya sebagai kepsek, malahan justru yang berprestasi saat waktunya Priodesasi dan kembali menjadi guru, saat itu kembali lagi. Keistimewaan ini yang jarang diperhatikan, sehingga kegiatan tahunan ini hanya begitu-begitu saja." Apakah Guru berprestasi mudah lolos jadi Kepala Sekolah atau Kepsek diperpanjang jabatannya tanpa risih priodesasi. Kan tidak seperti itu," Keluhnya.
Disisi lain sebut Dede, memang ada manfaat lainnya dari lomba ini sebatas memenuhi angka kredit saja. Padahal, format lomba guru dan Kepsek berprestasi ini bukans saja terulis, tapi juga akademik, program hingga pnguasaan IT nya. Sehingga, ada kewibaan dari sisi sosial saja, jika sekolah mmiliki guru berprestasi dan atau Kepseknya berprestasi, maka orangtua murid merasa ada kepuasan, beda dengan sekolah yang minim prestasi, betapapun anak-anaknya pintar, tapi tetap tidak bangga jika bersekolah di sekolahan tanpa ada prestasi." Manfaat hanya dari sisi angka kredit dan kewibawaan sekolah saja sisi sosialnya," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template