Gerakan Literasi Sekolah Bukan Hanya Seremonial - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gerakan Literasi Sekolah Bukan Hanya Seremonial

Gerakan Literasi Sekolah Bukan Hanya Seremonial

Written By Mang Raka on Sabtu, 01 April 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang seharusnya menjadi kebijakan pembangunan budaya literasi Indonesia masa depan, rupanya kurang mendapat dukungan dari pemerintah daerah, khususnya di Karawang. Hal tersebut diungkap Ujang Gugun Gunawan, Ketua Umum  Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Karawang.
Menurutnya, hal tersebut terbukti dengan tidak adanya kebijakan khusus yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang yang berkaitan langsung dengan program GLS. Berbeda dengan 3 kabupatan/kota lain di Jawa Barat yaitu Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Tasikmalaya, yang belum lama ini mendapat penghargaan Anugerah Literasi Prioritas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. "Saya ikuti Pemkab Karawang cuma lakukan peluncuran satu kali di program olahraga rutin hari Jumat, kemudian tidak ada tindak lanjut lagi. Pemkab Karawang terkesan seolah tidak punya konsep, tidak serius, malah hanya seremonial," katanya.
Padahal, kata dia secara konsep GLS merupakan produk kebijakan yang siap diaplikasikan. Peran serta pemerintah setempat, hanya tinggal melakukan stimulan dengan kebijakan spesifik yang dapat diukur. "Tolak ukurnya harus jelas dong kalau Pemda Karawang serius, mungkin di tingkat sekolah masing-masing bisa ditetapkan target parameter spesifik yang harus dipenuhi, misalnya, masing-masing siswa-siswi ditarget dapat menyelesaikan bacaan buku diluar pelajaran minimal 2 buah perbulan, diadakannya workshop dengan melibatkan MKKS, mengundang dan membangun kemitraan dengan stakeholder terkait, bahkan membuka diri dengan mengikutsertakan peran masyarakat, organisasi dan komunitas-komunitas yang bergerak di bidang pendidikan," ungkapnya.
PII, menurut Gugun, mengusulkan agar pemda konsentrasi mengembangkan model literasi media, yang belakangn terlihat mulai berkembang di Karawang. Targetnya yaitu mendorong terbentuknya ektrakurikuler jurnalistik secara menyeluruh di masing-masing sekolah. "Tujuan ekskul jurnalistik dibentuk sebagai sarana mendidik dan melatih siswa untuk membudayakan membaca, menulis, dan mengomunikasikan gagasan berbasis komunitas," terangnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template