Gagal Curi Motor, Tewas Dikeroyok di Sawah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gagal Curi Motor, Tewas Dikeroyok di Sawah

Gagal Curi Motor, Tewas Dikeroyok di Sawah

Written By ayah satria on Selasa, 25 April 2017 | 22.32.00

CILAMAYA, RAKA - Ingat pesan “Bang Napi” di sebuah tayangan TV swasta yang mengatakan "kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelakunya. Tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!".
Seperti yang terjadi di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Minggu (23/4) petang. Gara-gara melihat kunci motor tergantung, plus dompet menggantung di motor Honda Vario Techno 125 warna biru putih nopol T 6738 LS, seorang pemuda tanggung yang belum diketahui namanya, tidak berpikir panjang. Dia langsung berniat mengambil motor milik Oyok tidak jauh dari Kantor Desa Sumurgede. Namun, usahanya gagal. Warga melihatnya. Sejurus kemudian, pelaku yang teridentifikasi warga Tegalpanjang, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, itu diteriaki maling.
Merasa posisinya dalam bahaya, pelaku panik dan mendorong motor korban hingga terjatuh. Meski begitu, pelaku masih sempat mengambil dompet korban. Namun, jumlah warga yang mengepung semakin banyak, akhirnya berhasil menangkap pemuda tersebut.
Dedi, warga Sumurgede mengatakan, pelaku sempat tertangkap dan diamankan warga, namun karena belum sempat dibawa ke Mapolsek Cilamaya, si pelaku mencoba melarikan diri ke area pesawahan Cigobang RT 03/04. Masyarakat akhirnya kembali mengejar, lalu kembali menangkap pelaku. Karena kesal, akhirnya pria berbadan kurus itu dipukuli warga hingga tewas. "TKP di perbatasan Sumurgede dan Manggungjaya," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Kades Manggungjaya Dedi Embun mengatakan, pelaku curanmor yang langsung tewas di tempat itu berasal dari Desa Tegalpanjang, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. "Malingnya di Sumurgede, diteriaki maling dikejar dan akhirnya dihabisi warga di RT 03/04," ungkapnya.
Kejadian itu sebut Embun, terjadi menjelang Magrib sekitar pukul 17.30 WIB. Sang pelaku lari ke areal pesawahan. "Manggungjaya jadi TKP pengeroyokannya, malingnya di Sumurgede," ujarnya.
Kapolsek Cilamaya Kompol Dadang Gunawan mengatakan, TKP pengeroyokan pelaku curanmor itu terjadi di depan warung Eti, Gang Makam Singaperbangsa, Dusun Cigobang, Desa ManggunJaya. Sementara aksi pencuriannya terjadi di Desa Sumurgede, dengan identitas korban ranmor adalah Oyok di Dusun 1, Desa Sumurgede. "Minggu sore, korban memarkir motor Honda vario Techno 125, warna biru putih Nopol T 6738 LS di depan warung bu Eti dengan posisi kunci tergantung di kendaraan, dan dompet korban digantung di motor," tuturnya.
Ia melanjutkan, setelah korban memergoki pelaku, dia langsung diteriaki maling. Tidak lama kemudian warga berdatangan, lalu mengejar pelaku hingga ke tengah sawah. Setelah tertangkap, pelaku dikeroyok hingga tewas. "Kita langsung bawa tersangka meninggal dunia itu ke Puskesmas Cilamaya, dan RSUD oleh identifikasi Polres," ujarnya.
Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan, percobaan pencurian yang berakhir dengan pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (23/4) pukul 17.30 WIB. Saat itu, pelaku berupaya membawa sepeda motor korban yang tengah diparkir di depan warung Eti, di Gang Makam Singaperbangsa. "Korban memarkir motor di depan warung Ibu Eti dengan posisi kunci tergantung di kendaraan, dan dompet korban digantung di motor," terang Maradona. (rud/ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template