e-KTP Masih Terganjal Blanko - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » e-KTP Masih Terganjal Blanko

e-KTP Masih Terganjal Blanko

Written By ayah satria on Rabu, 12 April 2017 | 15.25.00

PURWASARI, RAKA - Minimnya kesadaran masyarakat tentang perpanjangannya Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik yang berlaku sampai seumur hidup ternyata masih banyak dijumpai di setiap wilayah. Seperti terlihat di Kecamatan Purwasari, Selasa (11/4). Hampir setiap harinya banyak masyarakat yang mengurus perpanjangan kartu penduduknya.
Kasi Kependudukan Kecamatan Klari, Heriyanto Budiraharjo mengatakan, padahal surat ederan dari bupati lewat Disdukcapil tentang berlakunya KTP seumur hidup sudah sering disosialisasikan ketika rapat. Namun masih saja kata dia masyarakat belum mengerti jelas. Dengan melihat kondisi seperti itu dia meminta apa yang disampaikan di setiap rapat minggu tersebut kepala desa bisa melakukan sosialisasi kembali ke setiap warganya masing-masing. "Sudah lama diberakukannya tapi tetap saja ada yang belum mngerti," katanya.
Dia menjelaskan sesuai surat ederan Nomor 470 / 1579 / dukcatpil tentang kartu tanda penduduk elektronik (E KTP) berlaku seumur hidup menindaklanjuti surat ederan dari menteri  dalam negeri nomor 470/296 sj tanggal 29 Januari perihal KTP elektronik seumur hidup serta memperhatikan amanat Undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan atas undang-undang 23 Tahun 2016 tentang administrasi kependudukan. "Menginformasikan bahwa berlaku KTP elektronik adalah seumur hidup," katanya.
Kesulitan masyarakat sendiri tentang pembuatan KTP Elektronik terbentur dengan kesediaan Blanko yang ada di setiap kecamatan. Menurutnya kondisi tersebut bukan hanya terjadi di satu kecamatan saja melainkan di semua tempat pelayan pembuatan E-Ktp. "Tahu sendiri diatasnya juga yang bermasalah, yang repot susah payah dan kena imbasnya di daerah," tuturnya.
Sampai saat ini tercatat kata dia jumlah penduduk yang ada di wilayah kecamatan Purwasari sebanyak 54.839 jiwa yang hidup di wilayah yang meliputi pesawahan dan indutri tersebut. Dari sekian banyak jumlah masyarakat fasilitas keperluan yang dibutuhkan juga mesti sesuai. Jangan sampai kata dia alat yang dibutuhkan untuk pelayanan masyarakat terbatas. "Untuk sementara bagi masyarakat yang membuat KTP elektronik belum bisa langsung jadi, soalnya tau sendiri Blankonya kan tidak ada, masih pake surat keterangan aja," jelasnya.
Sementara Kasubag Program, Evi menerangan bahwa sosialisasi tentang kependudukan tersebut selalu rutin dilaporkan di setiap pertemuan rapat mingguan atau sering disebut rapat Minggon. " Laporan tentang Ktp mah sudah rutin setiap minggunya dibahas," terangnya.
Sementara Ratna Ayu Ningsih (18) salah satu warga kampung  kebon Desa Purwasari Kecamatan Purwasai mengaku belum bisa memiliki kartu tanda penduduk tersebut dengan berbentuk ktp langsung. Sebab, pelayanan yang diberikan oleh kecamatan tersebut masih berbentuk surat. " Butuh banget lah ya soalnya buat kerja juga harus pake keterangan KTP, penting banget karena identitas diri juga sebagai warga negara republik indonesia," pungkasnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template