Dua ABG Ditembak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dua ABG Ditembak

Dua ABG Ditembak

Written By Mang Raka on Senin, 10 April 2017 | 12.00.00

-Sehari, Dua Kali Bentrok di Margasari

KARAWANG, RAKA - Bentrok antarpemuda kembali terjadi. Kali ini terjadi di Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Minggu (9/4). Entah apa pemicunya, yang jelas bentrokan pemuda satu desa, antara Kampung Rawagabus dan Kampung Maja terjadi dua kali dalam sehari.
Akibatnya, dua pemuda, Sarwo (16) dan Gilang (16) terluka parah setelah terkena tembakan senapan angin, dan terpaksa dirujuk ke RS Mandaya untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan Dani alias Dogong, warga Rawagabus RT 09 RW 02, Desa Margasari, terluka setelah terkena lemparan diduga batu di bagian hidungnya. Tak hanya itu, sebuah warung kelontong milik warga mengalami kerusakan.
Kepala Desa Margasari Cecep Sunandar mengatakan, pemicu bentrok tidak jelas. Namun pihaknya akan berusaha menyelesaikan persoalan ini dengan bijak. Karena kedua belah pihak merupakan warganya sendiri. "Jam dua dini hari spontan saja keributan terjadi, padahal gak ada masalah," ujarnya kepada Radar Karawang.
Ia mengatakan, pihaknya tidak akan diam dengan situasi yang telah membuat resah warganya, yang sama sekali tidak tahu apa-apa. "Kita akan kumpulkan dua belah pihak, untuk mencari tahu penyebab mulanya seperti apa," ujarnya.
Warga Maja Barat RT 011 RW 03, Fadilah (37) mengatakan, dirinya ketakutan karena selama kejadian yang berlangsung dua kali itu tepat di depan rumahnya. "Saya takut banget gak tenang banget. Disini hampir tiap minggu kayak gini. Rumah habis, genting depan toko listrik palang rusak, harapan saya provokatornya segera ditangkap," ujarnya.
Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng saat dihubungi Radar Karawang melalui ponselnya mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan informasi di sekitar lokasi kejadian. "Belum ada yang diamankan. Kami masih mendalami kasus ini," katanya singkat.
Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pertikaian bermula akibat salah paham antarpemuda. "Delapan pemuda sedang nongkrong di depan toko busana Mafiq. Tak terima dilempari, pemuda Kampung Maja balas melakukan perlawanan," katanya, Minggu (9/4) kemarin.
Keterangan yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, tawuran yang terjadi dinihari kemarin sudah sempat dilakukan mediasi dengan melibatkan tokoh masyarakat dari kedua kampung tersebut. Namun kesepakatan itu hanya bertahan beberapa saat saja, sebab sekitar pukul 20.00 WIB, bentrokan antarwarga itu kembali terjadi. Pemicunya diduga karena salah satu kelompok pemuda tak terima rekannya terluka parah, akibat terkena tembakan peluru senapan angin. "Gilang (korban) saat ini dilarikan ke RS Mandaya karena peluru mimisnya menembus dada, dan nyaris bersarang di paru-paru," kata Suhadi, tokoh masyarakat setempat.
Bentrok antarwarga tersebut sempat sulit dikendalikan. Meskipun sudah berusaha dilerai, namun aksi tawuran terus berlanjut antara kedua pemuda kampung yang berdekatan lokasinya tersebut. Bahkan, percikan api yang diduga berasal dari bom molotov tak ragu dilempari salah satu kelompok pemuda. "Sepertinya balas dendam," ungkapnya.
Kejadian mereda setelah pasukan Dalmas dan aparat Polres Karawang serta  patroli Polsek Kota mendatangi TKP. Polisi terpaksa melepas tembakan peringatan dan gas air mata, untuk mengurai keributan massa tersebut. (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template