Drainase Pasar Dengklok Sering Mampet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Drainase Pasar Dengklok Sering Mampet

Drainase Pasar Dengklok Sering Mampet

Written By Mang Raka on Kamis, 20 April 2017 | 15.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA- Kesan kumuh Pasar Rengasdengklok semakin parah. Pasalnya, genangan air hingga membuat jalan berlumut akibat luapan air drinase yang mampet. Di atas drainase tersebut dipergunakan para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berdagang, sehingga sampah yang berada di dalam drainase tersebut menyumbat aliran air.
Salah seorang warga Rengasdengklok, Herdis (25), mengeluhkan genangan air akibat mampetnya saluran drainase. Pasalnya, setiap hari jalan di depan pasar selalu banjir digenangi air dan menimbulkan bau tak sedap. "Kondisi genangan air berwarna kehitaman ini, sudah sejak lama menggenangi pasar, saking lamanya menggenang sampai-sampai jalan coran juga berlumut," katanya, kepada Radar Karawang, Rabu (19/4) kemarin.
Lebih parahnya, jelas dia, bukan hanya musim hujan saja, genangan air ini tidak pernah surut sampai kering. Kendatipun demikian, trotoar depan pasar yang terdapat saluran drainase tidak pernah dibersihkan oleh petugas terkait. "Kalau musim hujan sudah dipastikan banjirnya, buktinya sekarang musim panas aja genangan air masih ada," ujarnya.
Di tempat yang sama, Juned (32), pedagang Pasar Rengasdengklok berharap, kepada pihak terkait untuk membersihkan saluran drainase tersebut. Hampir 1 tahun lebih genangan air ini tidak pernah surut dan mengganggu aktifitas pedagang maupun pembeli. Selain itu, Pasar Rengasdengklok semakin terkesan kumuh. "Genanga air ini sudah sejak lama gak pernah surut, hujan sedikit aja banjirnya bisa lama banget. Saya minta untuk petugas terkait supaya pasar bisa dibersihkan, agar kita dan pembeli merasa nyaman," harap dia.
Diakatakannya, persoalan sampah di luar saat ini sudah mulai sedikit kondusif, hanya saja drainase dan genangan airnya yang belum menemukan titik terang. "Kalau sampah di luar mah memang setiap hari diangkut walaupun rada telat, ini nih drainase mampet yang harus mendapat perhatian lebih, jangan sampai gara-gara kekumuhan ini pembeli jadi berdikir 2 kali," pungkasnya. (rok)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template