Digertak Demo Nyali Bupati Ciut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Digertak Demo Nyali Bupati Ciut

Digertak Demo Nyali Bupati Ciut

Written By Mang Raka on Selasa, 11 April 2017 | 16.00.00

*Bersedia Bernegosiasi Asal Demo Batal

CILAMAYA, RAKA - Ancaman demo yang dilontarkan tenaga fungsional puskesmas terhadap kantor bupati Karawang ternyata membuat ciut nyali bupati Cellica Nurrachadiana. Buktinya, Senin (10/4) orang nomor satu di Karawang itu langsung setuju untuk tetap mengeluarkan Kapitasi selain TPP yang disesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Data lapangan yang dihimpun Radar Karawang, tenaga fungsional khusus UPTD Puskesmas yang sebelumnya mulai bergerak untuk demo Senin (10/4) pagi langsung terhenti. Ketika itu mendadak beredar informasi adanya kesepakatan antara tim bupati dan tim massa aksi. Bupati menyepakati menerima tim negosiasi massa aksi untuk membahas perihal uang kapitasi dan Tembahan Penghasilan Pegawan (TPP) dikeluarkan kembali. Kesepakatan beredar melalui whatShap para pegawai puskesmas.
Terkait itu, Kepala UPTD Puskesmas Pasirukem Dedi Sugandi mengatakan, rencana aksi 104 yang sebelumnya akan dilakukan tidak ada satupun yang ikut serta, karena sudah adanya kesepakatan antara tim bupati dan tim massa aksi. Sehingga aktivitas Puskesmas tetap berjalan normal. "Tidak jadi, pegawai beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Sejumlah tenaga fungsional yang hendak dimintai keterangan Radar Karawang terkait batalnya aksi demo ke kantor bupati memilih tidak berkomentar banyak. "Punten kang, takut salah bicara, langsung ke forum saja," ujar salah seorang tenaga fungsional yang meminta dirahasiakan namanya ini.
Sementara dihubungi terpisah, Ketua Forum Tenaga Fungsional Puskesmas Nana Padiana saat hendak dikonfirmasi nomor kontaknya sudah bernada tidak aktif. Begitupun saat dikirimi pesan singkatnya, pegawai Puskesmas Pembantu Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya ini tidak memberikan balasan sampai berita ini ditulis.
Dijelaskan juga negosiasi yang dilakukan sejak Minggu (10/4) sore hingga berakhir Senin (11/4) dini hari berlangsung alot. Negosiasi itu membahas sejumlah tuntutan seperti penyusunan kajian hukum tentang TPP untuk menjadi dasar bupati mengambil keputusan. Dalam penyusunan itu dana kapitasi tetap diberikan seperti biasanya termasuk TPP akan diberikan yang besarannya disesuaikan dengan keuangan daerah.
Kajian itulah yang diterima bupati Senin (10/4) pagi melalui tim bupati, sementara tim negosiatornya diterima bupati bada zuhur setelah tim negosiator menjamin massa tidak melakukan aksi demo. Pasca pembatasan aksi demo tersebut massa tenaga fungsional yang melakukan demo diminta standby di puskesmas masing-masing dan melakukan aktivitas pelayanannya kepada masyarakat.
Sebelumnya, Kepala UPTD Puskesmas Pasirukem H Dedi Sugandi mengaku dirinya tidak mungkin bisa membendung keinginan para pegawainya berdemo ke Pemkab. Apalagi memang sudah diorganisir satu komando oleh forumnya. Sementara UPTD Puskesmas Tempuran Abdul Ajiz mengatakan, hari Senin sejumlah pegawai fungsionalnya akan melakukan aksi ke Pemkab soal tuntutan TPP. Sedang Ketua Forum Komunikasi Fungsional Puskesmas Nana Padiana memastikannya akan melakukan aksi, jumlahnya sendiri lebih dari 100 orang. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template