Dedi Nyagub Tergantung Survei - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dedi Nyagub Tergantung Survei

Dedi Nyagub Tergantung Survei

Written By Mang Raka on Kamis, 27 April 2017 | 19.22.00

KARAWANG, RAKA - Bursa pencalonan Gubernur Jawa Barat mulai mengerucut terhadap beberapa figur. Dari sederet nama yang disebut-sebut bakal maju, ternyata Partai Golkar masih akan berhitung dengan mempertimbangkan hasil survei internal dengan menggunakan lembaga survei kredibel.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pengurus pusat partai beringin belum memastikan salah satu nama yang akan maju pada Pilgub Jabar 2018. Termasuk, apakah Dedi Mulyadi akan menjadi satu-satunya bakal calon gubernur yang akan diusung oleh Partai Golkar. Bisa jadi ada nama lain.
Menurutnya, DPP Partai Golkar menginginkan calon yang diusungnya menjadi pemenang. Untuk itu katanya, keputusan Golkar sepenuhnya diserahkan kepada rakyat. "Kami ingin menang, dalam rangka menentukan calon. DPP akan bertanya kepada rakyat," kata Idrus Marham, usai mengisi rangkaian acara Rapat Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat di Hotel Resinda Karawang, Rabu (26/4).
Diakuinya, secara prinsip, dalam setiap momentum politik, partainya selalu memprioritaskan kader-kadernya untuk maju menjadi kandidat. Untuk di Jabar sendiri, dari awal DPP Golkar mendorong Dedi Mulyadi untuk melakukan komunikasi politik dengan rakyat.
Sebagai Sekjen DPP Golkar, dirinya sudah menyampaikan kepada kader-kader Golkar Jabar, jika menginginkan ketuanya menjadi calon gubernur, maka seluruh kader dan keluarga besar Golkar harus bekerja bersama-sama, menyampaikan pemikiran-pemikiran Golkar, termasuk visi-misi Dedi Mulyadi kepada rakyat. "Pada bulan Juni atau Juli nanti, kita (DPP) akan tentukan apa keinginan rakyat dan apa aspirasi rakyat," tandas sekjen tiga periode itu.
Soal cara bertanya kepada rakyat, menurutnya dengan cara meminta kepada lembaga survei yang independen dan akuntabel untuk melakukan survei, termasuk simulasi siapa berpasangan dengan siapa. Dengan demikian, siapa yang diusung oleh Golkar adalah orang yang siap untuk memenangkan kontestasi politik di Jabar.
Idrus juga menegaskan, jika hasil  rapimda Golkar memutuskan bahwa Dedi Mulyadi untuk maju menjadi calon gubernur di Jawa Barat, maka semua kader dan keluarga besar Golkar harus bisa menyinkronkan hasil rapimda dengan keinginan masyarakat. "Jadi harus ada sinkronisasi antara keputusan  rapimda dengan keinginan  rakyat," tambahnya.
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, saat ini pihaknya fokus untuk membangun rumah terlebih dulu, sedangkan siapa yang menjadi pengantinnya itu belum ditentukan. Tetapi yang jelas komunikasi politik untuk membangun sistem sudah  mulai dilakukan. Salah satunya dengan membuat poros Jabar yang di dalamnya terdapat Partai Golkar, Hanura dan Partai Amanat Nasional. Pihaknya kata Dedi, juga juga sudah melakukan komunikasi dengan Garda Bangsa yang merupakan sayap Partai Kebangkitan Bangsa. "Kita lebih dulu membangun gagasan-gagasan strategis di Jabar. Diawali dengan gagasan membangun desa," ujarnya.
Meski diinternal partainya namanya sudah digadang-gadang untuk menjadi balon Gubernur Jabar, menurutnya yang akan menjadi keputusan adalah bukan dari satu partai, melaikan keputusan bersama melalui poros Jabar tersebut. "Jadi tidak melulu ngomong orang. Tetapi terlebih dahulu kita berbicara konsep," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan sore kemarin, pelaksanaan Rapimda berlangsung cukup meriah. Ribuan kader partai beringin yang berasal dari berbagai daerah tumplek di sekitar arena acara. Tak sedikit pula yang menggunakan atribut dukungan terhadap Dedi Mulyadi untuk maju pada Pilgub Jabar. Selain kader dari berbagai daerah, banyak pula kader dari Kabupaten Karawang. Bahkan, tak sedikit pula mobil layanan masyarakat desa yang digunakan para kepala desa maupun aparat desa yang ikut memeriahkan acara. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Segudang partaipun ga ngaruh. saya tetap mengharapkan kang dedi dn kang emil merapat untuknya jabar

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template