Dana PMMS Belum Jelas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dana PMMS Belum Jelas

Dana PMMS Belum Jelas

Written By Mang Raka on Rabu, 26 April 2017 | 14.00.00

-Kepala SMA/SMK Gagal Bertemu Bupati

KARAWANG, RAKA - Harapan dana Peningkatan Manajemen Mutu Sekolah (PMMS) bisa dikucurkan kembali masih tanda tanya. Niat para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karawang menanyakan langsung kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana kandas.
Pasalnya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK/SMA bersama Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), kembali tidak bisa menemui Cellica, maupun Wakil Bupati Karawang Ahmad 'Jimmy' Zamakhsyari untuk membahas persoalan tersebut. Mereka hanya diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Teddy Rusfendi Sutisna. Pertemuan tersebut juga masih belum ada kepastian, apakah Pemerintah Kabupaten Karawang akan kembali mengalokasikan anggaran PMMS atau tidak. Karena sejak adanya pengambilalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, anggaran PMMS yang bersumber dari APBD II di tahun anggaran 2017 tidak dialokasikan. "Bukan demo, tapi audiensi. Tadi cuma ketemu pak sekda. Karena bupati dan wakil bupati ada agenda lain. Jadi belum ada kepastian (pengalokasian PMMS)," ujar Ketua MKKS SMK H Caya Suryana kepada Radar Karawang, Selasa (25/4).
Menurutnya, belum adanya kepastian karena yang bisa menentukan atau mengeluarkan kebijakan terkait pengalokasian anggaran PMMS adalah bupati Karawang. Dia berharap bupati bisa meluangkan waktunya untuk menemui MKKS SMK/SMA serta BMPS. "Belum pasti kapan lagi kami dijadwalkan untuk ketemu ibu (bupati). Tapi kami harap ibu bisa meluangkan waktunya untuk kami," ujarnya.
Dia juga meminta agar pemkab mengalokasikan kembali PMMS, setidaknya pada APBD perubahan ataupun Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Atau paling tidak di tahun anggaran 2018. Dengan demikian, para kepala sekolah tidak akan terlalu kebingungan bagaimana mengelola sekolahnya, untuk memenuhi delapan standar pendidikan.
"Ya minta dialokasikan lagi lah, berapapun nilainya. Karena kami bingung. Memungut biayakan gak boleh. Tapi anggarannya kurang," ujarnya.
Ketua BMPS Asep Ishak menambahkan, gagalnya pertemuan antara MKKS SMK/SMA dan BMPS dengan bupati, membuat para kepala sekolah semakin bingung. Karena alokasi anggaran yang tadinya bersumber dari PMMS saat ini tidak tercover. "Ya pada kecewalah, kami harap anggaran PMMS dikembalikan," ujarnya.
Sementara rencana para guru honor yang sebelumnya direncanakan akan melakukan aksi demonstrasi ke PGRI gagal dilakukan. Karena menurut Asep, agendanya bentrok dengan jadwal ngajar di sekolah masing-masing. "Nggaklah, kan sekolahnya masuk. Masa anak-anak (di kelas) ditinggalkan," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template