Cegah Ibu dan Bayi Mati - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cegah Ibu dan Bayi Mati

Cegah Ibu dan Bayi Mati

Written By Mang Raka on Rabu, 19 April 2017 | 14.00.00

-Tasik Belajar ke Puskesmas Kotabaru

KOTABARU, RAKA - Ibu dan anak adalah pelangsung generasi. Apa jadinya jika angka kematiannya masih tinggi. Butuh kerja keras dari pemerintah, agar proses kelahiran tidak berujung duka.
Kesadaran itu mulai tumbuh di Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kemarin, rombongan petugas kesehatan dari daerah itu berkunjung ke Puskesmas Kotabaru yang sudah memiliki Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED). Terlebih Kabupaten Karawang memiliki jurus jitu menangkis kematian ibu dan anak lewat program Expanding Maternal Neonatal And Survival (EMAS).
Pengelola Program Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Karawang Rina Listiana SST mengatakan, kegelisahan para petugas kesehatan Tasik pernah dialami Kabupaten Karawang tahun 2012 silam. Dimana kematian ibu dan bayi mendominasi dibanding angka kelahiran. "Kegiatan kali ini seperti halnya dulu Kabupaten Karawang, yang bekerjasama langsung dengan negara lain. Namun tahun ini kita bisa memberikan ilmu yang didapat kepada anggota kesehatan Kota Tasikmalaya," ujarnya kepada Radar Karawang, Selasa (18/4) kemarin.
Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi perhatian untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Salah satunya penguatan klinis, lewat PONED. Kemudian sistem rujukan yang cepat tanggap, dengan membuka layanan call center. Kemudian akuntabilitas publik seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Forum Masyarakat Madani. "Kita sudah bekerja sama dengan Purwakarta, Bekasi, Cianjur, dan saat ini sedang berlangsung dengan Tasikmalaya," ujarnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Tasikmalaya Dadan Hamdani, angka kematian anak dan ibu di wilayahnya cukup tinggi. Tahun kemarin saja, ada 252 bayi meninggal. "Kita tiga hari di Karawang. Kemarin ke RSUD," ujarnya.
Ia melanjutkan, kunjungan tiga hari di Kabupaten Karawang, harus dimanfaatkan untuk mempelajari program EMAS. "Mudah-mudahan bisa diterapkan di Tasik," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template