Bye... Putih Abu-abu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bye... Putih Abu-abu

Bye... Putih Abu-abu

Written By Mang Raka on Selasa, 18 April 2017 | 15.00.00

KLARI, RAKA - Suasana haru, gembira bercampur aduk di benak siswa SMK Industri Mandiri kelas 12 saat mengikuti perpisahan di sekolah, Senin (17/4) kemarin. Mulai saat ini, mereka akan menanggalkan baju putih abu-abu yang sudah mereka kenakan selama tiga tahun ini.
Kegiatan ini diawali dengan upacara adat. Tawa ratusan siswa dan tamu undangan tak tertahankan, melihat figur yang memerankan kakek dan nenek dalam upacara tersebut.  Namun setelah itu, suasana mulai hening bahkan isak tangis ratusan siswa mulai membasahi wajah mereka yang begitu cantik dan tampan dengan pakaian kebaya dan jas hitam. Perasaan sedih, terharu dan senang itu berkecamuk di dalam benak mereka, karena mereka akan meninggalkan sekolah yang sudah mereka tempati selama ini.
Siswa SMK Industri Mandiri Klari, Oka Mahendra, menyampaikan, banyak kesan kesan tidak terlupakaan saat masih mengenakan seragam putih abu-abu tersebut. Akhirnya, berbagai perasaan mulai berkecambuk di dalam benak. "Sedih saja, karena saat pas sekolah. Biasanya ngumpul sama temen temen di kelas, kita bercanda belajar bareng dan bahkan terkadang hukuman dari guru yang didapat itu membuat perasaan saya campur aduk begini," katanya, kepada Radar Karawang, disela sela acara upacara adat.
Namun, lanjut siswa kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) ini, proses hidup yang terus berjalan kedepan, mau tidak mau setiap ada perjumpaan pasti ada perpisahaan. "Semoga saja, teman-teman di sekolah akan tetap solid, karena kami hampir tiap hari selalu bersama," ucapnya.
Hal senada disampaikan Debi Sintiana, siswi kelas XII Jurusan Akuntansi SMK Industri Mandiri. Menurutnya, perasaan yang bercampur aduk, ratusan siswa yang sudah tuntas pendidikannya di bangku SMK, bukan hanya karena konsep acara upacara adat yang begitu sukses memunculkan berbagai emosional siswa yang lulus di tahun ini. Akan tetapi, karena banyak kesan serta perasaan tidak percaya meski harus berpisah dengan para guru dan juga teman sebaya yang duduk bersama saat masih berseragam putih abu-abu. "Sedih banget, nanti kita tidak bisa bareng bareng sama temen sekolah satu kelas, dan juga guru guru disini yang begitu sabar mendidik kami, saat masih sekolah, perasaan baru kemarin daftar sekolah disini, tapi sekarang sudah mau lulus disekolah ini," pungkasnya. (ian)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template