Blanko e-KTP Masih Kurang 65 Ribu Lembar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Blanko e-KTP Masih Kurang 65 Ribu Lembar

Blanko e-KTP Masih Kurang 65 Ribu Lembar

Written By Mang Raka on Kamis, 27 April 2017 | 19.21.00

KARAWANG, RAKA - Sudah lama warga Karawang menunggu blanko KTP elektronik. Akhirnya tiga minggu yang lalu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang, mendapatkan kiriman blanko KTP elektronik sebanyak 10.000 keping. Tetapi jumlah sebesar itu masih jauh dari cukup. Pasalnya warga Karawang yang belum memiliki KTP elektronik sebanyak 75 ribu orang.
Kepala Disdukcatpil Karawang Yudi Yudiawan mengatakan, setiap kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan kiriman kepingan blanko KTP elektronik jumlahnya sama yaitu 10 ribu. Oleh karenanya, saat penerimaan blanko tersebut, semua kadisduk merasa kebingungan bagaimana langkah yang akan dilakukan. "Jadi yang sudah direkam Juni sampai September 2016 akan dicetak lebih dulu," katanya.
Sedangkan warga yang direkam pada bulan Oktober 2016 sampai sekarang, tetap menggunakan KTP sementara. Karena masa aktif KTP sementara adalah enam bulan, masih cukup waktu untuk menggunakan kartu identitas tersebut. "Itu langkah terbaik yang kami ambil. Agar yang sudah direkam lebih dulu, mendapatkan KTP elektronik juga lebih dulu," ujarnya.
Dia berharap blanko KTP elektronik dalam waktu dekat bisa segera dikirim kembali ke Disdukcatpil Karawang. Agar yang belum mendapatkan KTP elektronik bisa segera memperolehnya. "Sebenarnya semua Disduk se-Indonesia mengharapkan segera ada tambahan blanko KTP elektronik," ucapnya.
Lain dari itu, saat ini peralatan perekaman KTP elektronik yang ada di tiap kecamatan sudah banyak yang rusak. Bahkan untuk Kecamatan Klari, karena pernah kebobolan maling, perekamannya dilakukan tidak di kecamatan melainkan di Disdukcatpil. "Dari pertama dapat bantuan satu set alat perekaman KTP elektronik. Sampai sekarang belum ada anggaran perawatan. Padahal sudah banyak kecamatan yang alat perekamannya rusak," ujarnya.
Pihaknya juga sudah pernah mengajukan anggaran perawatan alat rekam KTP elektronik kepada Kementerian Dalam Negeri. Tetapi sampai saat ini masih belum dikabulkan. Padahal khusus untuk Disduk tidak ada alokasi anggaran dari APBD II. "Anggaran dari APBD kabupaten hanya untuk belanja rutin saja, seperti listrik dan lain sebagainya. Karena Disduk langsung di bawah Kemendagri," jelasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template