Bertahun-tahun Warga Telukjambe Disuguhi Air Hitam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bertahun-tahun Warga Telukjambe Disuguhi Air Hitam

Bertahun-tahun Warga Telukjambe Disuguhi Air Hitam

Written By Mang Raka on Rabu, 19 April 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Drainse buruk masih menjadi keluhan warga Kampung Telukjambe, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur. Gara-gara jeleknya drainase, selama bertahun-tahun jalan raya di daerahnya tergenang air, sehingga mengganggu aktivitas mereka.  

Data lapangan yang dihimpun Radar Karawang, Selasa (18/4) hampir setiap hujan turun jalan pertigaan tepat di pinggir kantor Pemerintah Kecamatan Telukjambe Timur tergenang air. Penyebabnya selain sempitnya drainase juga sampah yang memenuhi drainase. Genangan air setinggi 20 sentimeter berwarna hitam itu cukup membuat warga resah selain menebar aroma tidak sedap dikhawatirkan malah menjadi pemicu berkembangnya jentik nyamuk demam berdarah.
Selain itu, saluran tersebut juga tidak teregulasi dengan baik. Bahkan penyempitan pun terjadi, sehingga tak mampu meneruskan deras air ke dataran yang paling rendah. Warga berharap adanya pengerukan atau pelebaran drainase agar tidak lagi banjir ketika hujan.
Hal itu dikatakan Jufri (44) pemilik warung tidak jauh dari lokasi. Dirinya menerangkan jika badan jalan mudah tergenang air hujan sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Hingga kini belum ada solusi. Air saluran tersebut pun menghitam diduga akibat genangan sampah yang sengaja di buang warga yang tidak sadar.  "kami berharap warga yang dekat drainase bisa membuat tong sampah dan tidak ada warga yang buang sampah di drainase itu. Kondisi seperti ini sudah berlangsung hampir tiga tahun setiap kali hujan air menggenangi jalan dan berbau tidak sedap," ungkapnya.
Sementara Rohmin (42) tukang ojeg mengatakan jika idealnya memang warung-warung yang ada di sepanjang jalan ini wajib tong sampah. Karena selama ini sampah justru potensian dari buangan mereka. "Wajar kalau ditempat tersebut kadang ratusan nyamuk pun betah di tempat yang berbau. Saya termasuk orang awam pun khawatir jika malah menebarkan bibit penyakit selain nyamuk juga kulit," tandasnya.
Aparatur Desa Telukjambe, Iwan ketika disinggung perihal ini mengaku akan berkoordinasi dengan Kepala desa terkait drainase yang menyempit dan membuat banjir. Dan dirinya pun akan coba koordinasi lintas aparatur desa agar ada rencana kebersihan. Menurut dia keadaan itu perlu penanganan khusus agar saluran tersebut bisa di lebarkan sehingga tidak lagi terjadi banjir.
"Memang genangannya sampai ke atas jalan, untungnya hujan kali ini (kemarin sore, red) tidak begitu deras sehingga hanya seperti sekarang ini saja. Nanti akan saya koordinasikan dengan kepala desa agar ada aktion untuk melakukan kebersihan. Drainase ini memang perlu dilebarkan," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template