Antisipasi Tawuran Usai UNBK Polisi Dilibatkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Antisipasi Tawuran Usai UNBK Polisi Dilibatkan

Antisipasi Tawuran Usai UNBK Polisi Dilibatkan

Written By Mang Raka on Kamis, 13 April 2017 | 15.00.00

TEMPURAN, RAKA - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berakhir hari ini (13/4). Karenanya, untuk mencegah aksi konvoi, hura-hura, aksi corat-coret hingga tawuran, SMAN 1 Tempuran menggelar kesepakatan pengamanan diakhir pelaksanaan UNBK bersama aparat Kepolisian.

Wakasek SMAN 1 Tempuran, Sunarto S.pd mengatakan, selama 5 tahun terakhir, para siswa SMAN Tempuran selalu tertib pasca pelaksanaan UNBK, baik dari tawuran, aksi konvoi maupun corat-coret pakaian yang tidak perlu. Namun, setiap tahun, para siswa juga diarahkan untuk menahan diri, jika sesekali ada aksi-aksi culas dari sekolah lainnya. Ketertiban dan keamanan harus tetap dijaga, jangan sampai ada pserta UnBK yang jumlahnya 346 siswa ini terlibat dalam membuat kegaduhan dimasyarakat. Karenanya, selain diawal UNBK, juga diakhir pelaksanaannya diarahkan pihak sekolah dan kepolisian agar tertib, sebab, kesepakatan itu juga ada sanksi tertulisnya. Diantaranya, jika kedapatan ada siswa SMAN 1 Tempuran konvoi, corat-coret dan meluapkan rampungnya study dialmamaterinya ini, selain tidak akan difasilitasi mencari kerja, juga tidak akan di fasilitasi mengurusnya yang minat ke Perguruan Tinggi, itu sambung Sunarto bila ada catatan buruk. "Kita jamin ketertiban siswa pasca UNBK, karena sudah disepakati bersama, jika melanggar ya ada sanksi tertulisnya," Ujarnya.
Dengan sanksi itu Sunarto melanjutkan, para siswa bisa memahami, sehingga tidak ada kesan poya-poya dan tidak meluapkan kesuksesan UNBK ini pada tindakan negatif. Sebab, semua siswa, harus fokus menyiapkan diri tersalurkannya ke dunia kerja, maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dalam catatannya, dari 346 siswa, ada sekitar 20 persen siswanya yang minat melanjutkan kejenjang perguruan tinggi, antara lain melalui jalur SMBTN 39 siswa, bidikmisi 24 siswa dan selebihnya ke Perguruan Tinggi Swasta, bahkan dunia kerja. "Sekolah fasilitasi SMBTN para siswa dengan komputer yang sudah kita sediakan, gak usah jauh-jauh ke Warnet," ujarnya.
Kepala SMAN 1 Tempuran, H Dudy Mulyadi SY mengatakan, Kamis ini (hari ini) siswa peserta UNBK masih mengerjakan 1 soal kompetensi pilihan baik IPA maupun IPS, diharapkan, sampai akhir pelaksanaan sudah total lancar tanpa kendala. Soal ketertiban, pihak sekolah menjamin siswanya tidak akan melakukan tindakan negatif pasca pelaksanaan UNBK. Sebab, pihaknya sudah menggelar Mou tertulis dengan siswa dan Kepolisian.
Jika ada siswanya kedapatan konvoi meresahkan masyarakat, corat-coret pakaian seragam, bahkan tawuran, ia sudah pasrahkan kepada pihak Kepolisian untuk di proses. Meski demikian, selama 2 tahun ini menjabat kasek, belum dengar ada siswanya yang meenjadi peserta UNBK melakukan hal-hal negatif. Namun, soal kerawanan, tetapi diantisipasi, sebab setelah pelaksanaan UNBK ini para siswa sudah tidak ada lagi kegiatan program akademik disekolah, karena tinggal menunggu waktu pengumuman kelulusan dan hasil nilainya saja. Sementara pelepasannya, belum terpikirkan karena banyaknya segudang program pndidikan pasak peralihan wewenang ke Provinsi tahun ini. "Ada dan tidak prilaku menyimpang paska UNBK, pihaknya tetap antisipasi semaksimal mungkin," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template