Akun Palsu Ketua DPC Hanura Dibuat Menipu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Akun Palsu Ketua DPC Hanura Dibuat Menipu

Akun Palsu Ketua DPC Hanura Dibuat Menipu

Written By Mang Raka on Sabtu, 15 April 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Ketua DPC Hanura Karawang Ahmad Ardiansyah, Jumat (14/4) dinihari mendatangi ruang sentra pelayanan kepolisian (SPK) Polres Karawang untuk melaporkan akun facebooknya telah dikloning oleh seseorang untuk meminta-minta sumbangan atau bantuan ke sejumlah teman-temannya. Ardi sendiri saat melapor didampingi sejumlah fungsionaris FPC Hanura Karawang.

Usai membuat laporan polisi sesuai LP bernomor STTL/599/IV/2017/Jabar Res Karawang, Ardi mengatakan, tindakan pelaku yang telah mengkloning akun facebooknya sangat merugikan partai dan nama baiknya. "Dia menggunakan foto saya dan meminta-minta uang ke sejumlah teman-temanku setelah terlebih dahulu mengajak berteman sejak Kamis(13/4) kemarin," kata Ardi.
Ardi sendiri mengetahui akun facebooknya dikloning setelah beberapa temannya yang mengenalnya mempertanyakan perihal kebenaran permintaan sejumlah uang tersebut. Setelah cek, ternyata akun palsu itu telah mengajukan permintaan uang untuk keperluan bayar biaya rumah sakit. "Dia minta teman-teman untuk mentransfer uang tersebut ke nomor rekening BNI atas nama Puji dan BCA atas nama Tabrani," terang Ardi.
Selain pengurus partai, pemilik akun palsu itu juga meminta sumbangan ke teman-teman kuliah program S2 di Bandung. "Untung mereka konfirmasi ke saya. Kalau tidak mereka menganggap saya yang melakukannya. Ini kan sangat memalukan dan merugikan kami," ungkapnya.
H. Fajar Bendahara Hanura Karawang mengatakan, akun palsu itu mengirimkan permintaan pertemanan sejak siang hari. Namun setelah menerima pertemanan, sekitar pukul 23.00 Wib tiba si pemilik akun tersebut meminta uang dengan alasan untuk membantu biaya pengobatan yang tengah dirawat di rumah sakit. "Tolong pinjamin saya uang Rp 1 juta, dan transfer ke nomor rek BNI karena ATM ku hilang." Begitu isi sms permintaannya.
"Atas dasar permintaaan ini, saya jadi curiga karena tidak masuk akal. Sebab, jika ATM hilang kan masih bisa gunakan m-banking," kata Fajar. Hal senada juga disampaikan H Dian Kurnia, pungsionaris Hanura lainnya. Dian meminta agar kasus ini secepatnya diungkap pihak kepolisian. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template