2 Beko Keruk Kali Layapan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 2 Beko Keruk Kali Layapan

2 Beko Keruk Kali Layapan

Written By Mang Raka on Rabu, 26 April 2017 | 14.30.00

*Jalur Telagasari - Tempuran Akan Ditutup

TEMPURAN, RAKA - Akhirnya, setelah menuai keluhan warga empat desa di Kecamatan Tempuran, Perum Jasa Tirta (PJT) II mulai melakukan normalisasi terhadap Kali Layapan. Proyek pekerjaannya sudah berlangsung sejak satu minggu terakhir dengan menggunakan beko. Sebelumnya Kali yang sumber airnya dari Leuweung Seureuh tersebut mengalami pendangkalan.

Pantauan Radar Karawang, Selasa (25/4) PJT II mengerahkan dua unit beko untuk melakukan pekerjaan tersebut. Kedua alat berat tersebut melakukan pengerukan sekaligus membersihkan bagian jalan Telagasari - Tempuran yang rencananya mau ditutup dan dialihkan ke arah Lemahabang Wadas.
Kades Pancakarya, Atta Sutisna Jilun mengatakan,  pihaknya mengapresiasi pengerukan kali layapan yang sudah 2 tahun terakhir ini dangkal. Puncaknya, 4 Kades sempat protes disetiap minggon Kecamatan, lantaran pendangkalan membawa dampak serius bagi pemukiman warga yang banjir dihilir, bahkan mampetnya air masuk pesawahan.
Saat ini, baru 1 unit beko yang sudah beroperasi dengan mengambil titik dari Dusun Bengle, Desa Pancakarya dan berakhir di Cicemplak, Desa Lemahsubur beberapa pekan kedepan. Karenanya untuk mempercepat pengerukan 2 unit beko kiri dan kanan dikerahkan untuk mengeruk lumpur yang sudah menggunung di sekitaran Kali Layapan ini.
"Pancakarya, Tempuran, Lemahsubur dan Cikuntul sempat protes pendangkalan ini yang tak kunjung dikeruk," ujarnya.
Jilun menambahkan, masyarakat Bengle dan pengendara yang melintasi layapan, dimohon untuk bersabar atas berkendaranya yang mungkin terganggu sejenak. Namun, pihaknya sudah kerahkan pengamanan Linmas dilokasi-lokasi tersebut untuk menghindari penumpukan kendaraan. Bahkan, arahan dari PJT II, agar memuluskan jadwal pengerukan, jalur Telagasari - Tempuran rencananya mau ditutup dan dialihkan ke jalur Babawangan Kecamatan Lemahabang.
Diharapkan memang, setelah dikeruk, masyarakat tani tidak lagi cemaskan terlamabatnya datangnya air, begitupun dengan yang selalu mendadak banjir, saat ini sudah diupayakan bisa kembali stabil. Kemungkinan, butuh waktu berbulan-bulan untuk sampai pengerukan di Cicemplak, karena memang jumlah yang dangkal tersebut berkisar lebih dari 5 kilometer." Mungkin pengendara agak terganggu, tapi insya Allah semua sudah diamankan petugas walaupun nanti ada penutupan beberapa hari terakhir," ujarnya.
Jilun menambahkan, untuk titik sendiri, diakuinya tidak dari Cikuntul - Sumberjaya, karena berada dititik Bengle Desa Pancakarya. Meski demikian, hasil koordinasinya dengan Divisi di PJT II, kali layapan yang berada di Cikuntul - Sumberjaya itu nantinya akan diajukan kembali di pengerukan berikutnya. "Cikuntul - Sumberjaya ditahap ke 2 nantinya," Ujarnya.
Kades Cikuntul Dede Gunawan mengatakan, seharusnya memang pengerukan beko itu dihilir dahulu, yaitu di Desa Cikuntul. Namun, katanya kali layapan di Desanya akan digulirkan tahap ke 2, yaitu seblulan setelah pengerukan di Pancakarya - Cicemplak selesai. Ia berharap, itu terealisasi tahun ini juga, karena jangan terlalu lama antara jeda penyelesaian di hulu dengan dihilir yang saat ii blum dikeruk. "Katanya jeda sebulan, baru Cikuntul ditahap ke 2 nya," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template