Yoyo Sutaryo: Tidak ada THL yang Mundur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Yoyo Sutaryo: Tidak ada THL yang Mundur

Yoyo Sutaryo: Tidak ada THL yang Mundur

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Maret 2017 | 16.00.00

TELAGASARI, RAKA - Rumor banyaknya Tenaga Harian Lepas (THL) Pertanian yang hengkang dari Dinas Pertanian akhirnya terjawab. Kemarin (20/3) merupakan kepastian tenaga harian lepas itu kembali memperlihatkan aktivitasnya, setelah dua bulan sempat vakum.

Seperti diinformasikan sebelumnya, tenaga-tenaga harian lepas ini sempat galau setelah tidak ada kejelasan dari pemerintah Jawab Barat mengenai status mereka. Sementara informasi kontrak pun sama sekali tidak ada. Itu berlangsung sejak Januari lalu dan hingga Februari nasib ujung-ujung tombak sektor pertanian inipun belum jelas. Sehingga memunculkan spekulan bakal banyak tenaga harian lepas pertanian yang siap-siap banting stir menggeluti profesi lain.
Spekulasi itu tertampik setelah Pemerintah Jawa Barat memastikan membuat kontrak baru. Para THL itu dipastikan bakal aktif mengawal kembali para petani memerangi hama-hama padi yang menyerang sawah-sawah di wilayah kerja masing-masing. "Setelah menyelesaikan perpanjangan kontrak dari Pemprov Jawa Barat, Tenaga Harian Lepas Pertanian baru menerima honor Januari-Februari setelah 2 bulan macet," tandas Ketua Persatuan Penyuluh Pertanian (Perhitani) Karawang, Yoyo Sutaryo.
Ditambahkan Yoyo, semua THL pertanian sudah menyelesaikan perpanjangan kontraknya setelah lama tak kunjung diperjelas. Bukan saja SK perpanjangan, honor yang dinantikan selama bekerja 2 bulan terakhir, akhirnya bisa cair terhitung Jumat pekan kemarin. Sebab, selama Januari - Februari yang belum memegang kontrak baru, para THL baik P2BN (Peningkatan Produksi Beras Nasional) maupun dari Pemprov, sama-sama belum mendapatkan haknya selama bekerja. "Kontrak sudah diperbaharui, honornya juga cair setelah 2 bulan macet," ungkapnya.
Lebih jauh Yoyo menambahkan, semenjak peralihan SOTK (Susunan Organisasi dan Tata Kerja) baru dari BP4K (Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan) kembali gabung di Dinas Pertanian, dipastikannya tidak ada THL yang mundur atau mengundurkan diri, karena semuanya masih bertahan mempertahankan kontrak tanpa mengurangi sedikitpun tugas dan fungsinya.
Tinggal persoalannya sekarang, apakah petani membutuhkan penyuluh atau tidak. Sebab, sangat disayangkan juga sebutnya, ada Penyuluh pertanian PNS yang sebenarnya fungsional beralih ke Struktural menjasi UPTD pertanian. Padahal, disatu sisi teanga penyuluh kurang, disisi lain justru ada yang dimutasikan menjadi UPTD yang merupakan jabatan struktural. "Penyuluh kembali gabung ke dinas tidak ada yang mundur, dan tanpa mengurangi tugas dan wewenangnya," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template