Warga Karangligar Mau Direlokasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Karangligar Mau Direlokasi

Warga Karangligar Mau Direlokasi

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 16.39.00


KARAWANG, RAKA - Warga Kampung Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka berharap Sungai Cibeet tidak meluap lagi, sehingga tidak harus mengungsi kembali karena banjir.
Dijelaskan, banjir di Dusun Pangasinan, Dusun Karangligar, sempat menyita perhatian pemerintah. Bupati Karawang Cellica Nurachadiana bahkan berencana untuk merelokasi warga korban banjir tersebut. Pasalnya, lokasi tersebut  merupakan titik pertemuan antara sungai Cibeet dan Citarum sehingga luapan air di kedua sungai itu sering  mengakibatkan banjir. "Kami memang tengah memikirkan solusi yang tepat untuk sebelum melakukan relokasi sembari menunggu hasil kajian ITB Bandung," kata Cellica, Rabu (1/3).
Dikatakannya,  banjir di Karangligar bukan hanya menjadi perhatian Pemkab Karawang tapi juga telah  menjadi perhatian Pemerintah Propinsi  Jawa Barat.Oleh karena itu,  Desa Karangligar yang menjadi daerah rawan banjir  membutuhkan kajian ilmiah secara menyeluruh dari berbagai aspek. "Daerah rawan banjir akan dikaji secara menyeluruh oleh kita dibantu dengan Pemprop. Kajian ini tentunya membutuhkan biaya besar sehingga kita meminta Pemprop Jabar ikut membantu dalam hal yang sulit kita tangani," tandas Cellica.
Cellica mengatakan warga Karangligar perlu direlokasi ke tempat yang lebih tinggi. Sebab ia menurut dia, kontur tanah wilayah Karangligar lebih rendah dari permukaan air sungai di sekitarnya. Ia mencontohkan jika Karangligar mirip dengan wilayah Baleendah, Kabupaten Bandung yang juga langganan banjir setiap musim hujan.  "Apakah mungkin ya, ini saya bicara ya, mungkin kita merelokasi. Bentuknya saja sudah seperti mangkok, airnya sudah masuk dari dataran tinggi ke dataran rendah, sudah pasti banjir," katanya.
Cellica menyatakan pemerintah Kabupaten Karawang juga siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk menanggulangi masalah banjir Karangligar. " Saya juga akan menindaklanjuti apa yang ingin dibantu oleh Pemprov Jabar," katanya.
Cellica mengaku sudah berupaya memberikan bantuan kepada  masyarakat yang terkena banjir. Bahkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sudah diterjunkan ke lokasi pada saat banjir baik banjir di Karangligar maupun di daerah utara Kabupaten Karawang.
Namun, menurut bupati perempuan pertama di Karawang itu, penanganan banjir memerlukan anggaran yang besar. Ia juga mengatakan pemda Karawang perlu bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat dalam menanggulangi banjir di Karawang. "Harus ada tindakan yang lebih nyata tentunya. Yang kita lakukan adalah normalisasi Citarum, normalisasi Cibeet, dan hal-hal teknis lainnya yang memerlukan anggaran yang besar dan membutuhkan bantuan dari pemprov dan pemerintah pusat," kata Cellica. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template