Syachrul Batal Buka-bukaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Syachrul Batal Buka-bukaan

Syachrul Batal Buka-bukaan

Written By Mang Raka on Sabtu, 18 Maret 2017 | 16.00.00

- Kasus Bimtek Fiktif Antiklimaks

PURWAKARTA, RAKA - Syachrul Koswara, mantan Sekretaris DPRD Purwakarta, terpidana dugaan kasus Bimtek Fiktif DPRD Purwakarta 2015 lalu, memilih untuk menutup kasus yang menderanya dan membatalkan niatnya untuk buka-bukaan kasus ini. Meski sebelumnya ia sempat akan bekerja sama dengan penegak hukum dalam mengungkap sejumlah pihak yang diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan uang negara Rp 166 tersebut. Tapi ternyata pernyataan yang sempat membuat gerah para anggota DPRD Purwakarta tersebut hanya gertakan sambal dan membuat kasus ini antiklimaks.
"Untuk kasus ini tidak ditindak lanjuti," kata kuasa hukum Syachrul Koswara, Entis Sutisna, Jum'at (17/3).
Entis mengaku, tidak mengetahui penyebab urungnya niat terpidana yang divonis 15 penjara untuk menjadi justice collaborator dalam kasus yang sudah rampung disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung tersebut. Karena sambung dia, pihaknya tidak bisa memaksa termasuk mencegah niat kliennya. "Saya sebagai kuasa hukum tidak bisa apa-apa. Keputusan dilanjut atau tidak saya kembalikan lagi ke klien saya," jelasnya.
Dari pertama sampai agenda sidang pembacaan putusan pada tanggal 6 Maret 2017 lalu, Syachrul yang sudah ditetapkan bersalah dan divonis pidana kurungan 15 bulan plus denda Rp50 juta, saat ini hanya bisa pasrah. Dirinya lebih memilih diam dan membatalkan niatnya untuk buka-bukaan dan bekerjasama dengan penegak hukum untuk mengungkap kasus tersebut.
Sebelumnya sempat diberitakan, dalam lampiran nota pembelaan yang dibacakan, Syachrul yang waktu itu masih berstatus terdakwa mencantumkan surat permohonan untuk menjadi justice collaborator kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bandung dan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung. Pengajuan ini diketahui diajukan pada agenda sidang nota pembelaan (pledoi) yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 13 Februari 2017 lalu. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template