Sopir Bus Maut Ditetapkan Jadi Tersangka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sopir Bus Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir Bus Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Written By Mang Raka on Rabu, 15 Maret 2017 | 15.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Rusmana (41), sopir bus maut Primajasa dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat, Sasak Beusi, Kelurahan Sindang Kasih Kecamatan Purwakarta, Senin (13/3) lalu ditetapkan sebagai tersangka.
Penetapan tersangka terhadap sopir bus Primajasa dengan nomor polisi B 7095 YL ini, setelah sebelumnya petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai sejumlah saksi kejadian. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, sopir bus yang tercatat sebagai warga Kampung Cimanggah, RT 02/05, Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut ini dianggap lalai dalam berkendara, sehingga mengakibatkan pengendara lain meninggal dunia. "Saat ini sopir bus sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa laka lantas yang mengakibatkan 3 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka," kata Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat, melalui Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti, Selasa (14/3).
Dia mengungkapkan, kesimpulan sementara petugas penyidik, berdasarkan pemeriksaan di TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, bahwa kendaraan bus yang dikemudian tersangka tidak berfungsi dengan baik terutama bagian rem. Ini diketahui sebelum melewati pertigaan Ciganea, setelah bus keluar dari Tol Cipularang via Gerbang Tol (GT) Jatiluhur. Sehingga saat melalui jalan Ciganea yang menurun, bus tersebut mencoba menghindari kendaraan yang ada di depannya. Sopir bus kemudian nekat membanting ke kanan. Namun nahas, niat untuk menghindari kendaraan justru malah berujung maut. Empat motor dan dua mobil diseruduk bus maut tersebut. Tiga pengguna motor tewas seketika dan tiga lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian yang menggemparkan warga Purwakarta ini. "Dalam peristiwa ini bukan hanya faktor kelalaian sang sopir, tapi juga kendaraan bus tersebut sudah tidak layak," jelas kasat.
Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas, tersangka disangkakan Pasal 310 Undang-Undang (UU) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) ayat (4), (2), dan (1) Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Seperti diketahui, tiga orang meninggal dunia dan tiga lainya mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan di Jalan Basuki Rahmat, Sasak Beusi, Kelurahan Sindang Kasih, Kecamatan Purwakarta. Korban meninggal dunia diantaranya, Eliatur Tampubolon (43), warga Kampung Selaeurih, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur. Abdul Ari Rahman (31), asal Kampung Cipami Desa Citeko Kecamatan Plered dan Ayi R (27), warga Desa Anjun Kecamatan Plered. Ketiga jenazah ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta.
Sedangkan untuk data nama yang mengalami luka-luka diantaranya, Untung Utasait (45) warga Gang Tobat Kelurahan Munjul Jaya Kecamatan Purwakarta. Jul Dwi Pratama (6) warga Kampung Selaeurih Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur. (Anak korban meninggal Eliatun Tampubolon). Dan terakhir Encih (60) Kampung Gunung Buleud Desa Ciririp Kecamatan Sukasari. (penumpang angkot). Para korban yang mengalami luka-luka ini dievakuasi ke RSUD Bayu Asih. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template