Siap-siap Dibongkar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siap-siap Dibongkar

Siap-siap Dibongkar

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Maret 2017 | 15.00.00

*Bangunan Diatas Tanah PT KAI Mulai Ditertibkan

KARAWANG, RAKA - Warga yang saat ini memanfaatkan tanah milik PT KAI nampaknya harus siap-siap hengkang dari tanah tersebut. Apalagi, pihak PT KAI sendiri saat ini sudah siap-siap melakukan penataan aset diseluruh wilayah Indonesia termasuk Karawang.

Ketika hal itu dikonfirmasi, baru-baru ini, pihak perkeretapian Indonesia tidak menyangkal rencana itu. Mereka bahkan memperkuat rencana tersebut telah sesuai dengan rencana induk perkeretaapian. "Rencana reaktifasi jalur-jalur mati sudah tertuang dalam rencana induk perkeretaapian nasional," ujar Senior Manager Humas PT KAI Daop I Jakarta, Suprapto, saat berbincang dengan Radar Karawang di Karawang.
Di Karawang sendiri menurutnya, memang cukup banyak aset PT KAI yang tidak digunakan. Mulai dari jalur Cikampek - Cilamaya, Cikampek - Lemahabang Wadas, termasuk Karawang - Rengasdengklok. Tapi sangat disayangkan, Suprapto belum bisa menyebutkan secara detail berapa luas tanah PT KAI di Karawang yang tidak aktif.
Sebagaimana di ketahui, bahwa saat ini tanah milik PT KAI banyak dialih fungsikan oleh warga baik dijadikan permukiman, perkebunan bahkan dijadikan pasar. Meski demikian, hal itu sangat memungkinkan langsung terjadi perubahan jika pihak PT KAI mengharapkan adanya reaktifasi jalur-jalur tersebut. "Kalau dulu penumpangnya yang ditertibkan, sekarang kita mulai lakukan penertiban aset," ucapnya.
Dia mengakui reaktifasi aset tersebut akan dilakukan secara bertahap. Karena saat ini sudah terprogram di Dirjen Perkeretaapian dalam Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Bahkan sebenarnya penertiban aset tersebut sudah mulai berjalan, dia mencontohkan, seperti jalur Kedungjati - Tungkang - Ambarawa yang panjangnya mencapai 36,7 KM, saat ini sudah diaktifkan kembali jalurnya. Padahal dijalur tersebut berdiri bangunan-bangunan yang dibuat oleh warga, bahkan termasuk adanya bangunan pasar. "Sudah ada blue printnya, akan dihidupkan kembali secara bertahap, termasuk Karawang," ujarnya.
Oleh karenanya, dia menyampaikan, meski saat ini jalur kereta api digunakan oleh warga untuk dibangun rumah atau semacamnya. Maka pihaknya memastikan hal itu akan beres pada saatnya nanti.  "Jadi apapun tidak jadi hambatan. Kalau harus diaktifkan, ya diaktifkan," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. CIKAMPEK TAH, BELAKANG POS PENJAGA PINTU PALANG KERETA

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template