Sekdes Ditatar Administrasi Desa Berbasis Komputer - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sekdes Ditatar Administrasi Desa Berbasis Komputer

Sekdes Ditatar Administrasi Desa Berbasis Komputer

Written By ayah satria on Rabu, 01 Maret 2017 | 17.36.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Aplikasi baru yang diharapkan mampu merapikan format administrasi desa dalam pengelolaan pemerintahan mendapat apresiasi luas sekretaris desa (Sekdes) di Kecamatan Lemahabang Wadas. Selain sudah online, pendidikan dan pelatihan untuk menguatkan administrasi dengan teknologi komputerisasi dinilai lebih modern.
Hal itu terungkap, kemarin (28/2) melalui pelatihan aplikasi tersebut yang diikuti para kepala desa di Kecamatan Lemahabang Wadas. Aplikasi tersebut masing-masing Aplikasi Manajeman Administrasi Desa (Simade), Aplikasi Monografi Desa (Simode) dan Aplikasi Si Mode (Modnografi Desa) serta Aplikasi Administrasi Desa (Siades). Hanya saja pelatihan wajib sekdes itu dianggap masih kurang karena keterbatasan waktu.
Terkait itu, Sekdes Pulojaya Abdul Mahmud mngatakan,  Soft Ware dari realisasi aplikasi Dana Bagi Hasil (DBH) sudah terpasang dan terbuka, meskipun pemasangan wifi nya harus digarap internal desa. Baru-baru ini, ada pelatihan bagi para Sekdes dan operator desa kaitan administrasi yang disebut Simade, Simode dan siades, namun belum komprehensif pelatihan itu dipahami akibat waktunya yang hanya sehari.
Padahal diakui Mahmud, pelatihan ini penting di serap semua Sekdes sepertinya agar bisa memahami Tata kelola desa, baik secara online maupun manualnya, sebab kalau sudah menguasainya, ia yakin hal ini akan lebih mudah mengakses segala bentuk administrasi desa secara online ini. "Pelatihannya cuma sehari, bagaimana bisa faham spontan, harusnya memang sebulan untuk mnuntaskannya, karena ini penting sekali," ungkapnya.
Lebih jauh Mahmud mengungkapkan, disamping tata kelola dan teknisnya yang diharapkan bisa lebih tuntas, komputernya juga diakui Mahmud harus berkualitas untuk menyimpan data-data administrasi desa. Baik online maupun manual, semuanya sama formatnya mengacu ke Permendagri 112. Karenanya, penguasaan materi diharapkan ada kelanjutannya untuk menguasai 3 aplikasi tersebut, agar semua pemahamannya bis terintegrasi.
Sebab, dengan tiga aplikasi ini, data-data surat yang diinfut setiap bulan, entah ditingkat dusun maupun desa, bisa terdeteksi semua jumlahnya. Sehingga, permintaan data dari pemerintah ataupun mahasiswa yang melakukan penelitian maupun kepentingan sensus bisa lebih diperingan. "Kita harapkan ada pelatihan lanjutannya agar penguasaannya lebih detail," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template