Rel Kereta Api Amblas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rel Kereta Api Amblas

Rel Kereta Api Amblas

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Maret 2017 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Menyusul amblasnya rel di KM 107.750 Desa Mekargalih, Ciganea, PT KAI batasi kecepatan kereta api yang melintas wilayah Purwakarta. 20 kilometer per jam, Senin (13/3).
"Amblas yang terjadi di jalur tersebut merupakan faktor alam dan berawal dari amblasnya akses jalan perkampungan di Kampung Cisuren, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur," ujar Kepala Daops II Bandung, Saridal, kepada sejumlah awak media.
Selain jalan yang amblas, juga terjadi roboh pada penahan tanah yang di buat oleh PT KAI,  di mana lebih dari 10 tiang pancang dengan ketinggian 35 meter serta panjang diperkirakan mencapai 150 meter telah roboh dan berdampak pada rel kereta api km 107.750 yang terdapat di atasnya. "Amblas sekitar 5 sentimeter dengan panjang 20 meter," terangnya.
Menurutnya, untuk keselamatan para penumpang kereta api, baik dari Bandung mengarah ke Jakarta atau sebaliknya, kecepatanya dibatasi, dari batas normal 55 kilometer per jam menjadi 20 kilometer perjam. "Dengan kecepatan tersebut dilakukan dari jarak 4 kilometer sebelum lokasi amblas sudah dikurangi kecepatanya," tuturnya.
Ia menjelaskan, antisipasi normalisasi jalur kereta api ini belum dapat diperkirakan kapan selesainya, karena pengerjaanya terus dilakukan secara manual dengan pengangkatan rel setelah dillintasi oleh kereta api,  kemudian ditutup kembali oleh batu pemadat. Saridal menjelaskan, bahwa amblas terhadap jalan serta penahan tanah yang dibuat oleh PT KAI hingga saat ini belum ada penanganan, karena memerlukan para ahli untuk melakukan penelitian agar dapat dibangun secara permanen. Ada sejumlah titik amblas pada rel kereta api diantaranya, KM 107 Ciganea, KM 109 Sadang, serta KM 110, namun baru KM 109 yang penangananya sudah selesai diperbaiki. "Saat ini perjalan kereta api baik dari Bandung arah Jakarta juga sebaliknya, tidak ada yang ditunda serta pengurangan perjalanan atas amblas yang terjadi disejumlah titik di Purwakarta, namun yang ada hanya pembatasan kecepatan KA yang melintas," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template