Pilkades 9 Desa Dijatah Rp 400 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pilkades 9 Desa Dijatah Rp 400 Juta

Pilkades 9 Desa Dijatah Rp 400 Juta

Written By Mang Raka on Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Sembilan desa di Kabupaten Karawang akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) tahun ini. Delapan desa dilakukan serentak tanggal 21 Mei, yaitu Desa Payungsari Kecamatan Pedes, Desa Balongsari Kecamatan Rawamerta, Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya, Desa Jatisari Kecamatan Jatisari, Desa Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek, Desa Sarimulya dan Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru, Desa Wanakerta Kecamatan Telukjambe Barat.
"Untuk Desa Gombongsari Kecamatan Rawamerta, pemilihannya dilakukan secara musyawarah tanggal 17 April. Atau biasa di sebut musdes (musyawarah desa)," ujar Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Wawan Hernawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/3).
Untuk saat ini, semua desa sudah mulai menjalankan tahapan pilkades, terlebih untuk Desa gombongsari, hari Senin (27/3) besok sudah mengadakan pelayanan satu atap, atau pemenuhan berkas persyaratan bakal calon. Sedangkan untuk 8 desa lainnya pelayanan satu atap akan diadakan pada 14-15 April 2017.
Sedangkan pemilihan kades dengan cara musdes, kata Wawan sebagaimana diatur dalam Undang Undang Desa No 6 Tahun 2014 dan PP No 43 Tahun 2014, disebutkan Bahwa saat ada kepala desa berhalangan tetap seperti meninggal dunia dengan sisa masa jabatan diatas satu tahun, maka pilkades diadakan secara musyawarah.
Untuk tahapannya sama seperti pilkades biasa atau pilkades reguler. Mulai dari pendaftaran balon dan lain sebagainya. Tetapi yang berhak mengikuti musdes adalah mereka yang mendapatkan undangan dari panitia pilkades, dengan mewakili masing-masing RT nya. "Tiap RT nanti ada perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lain sebagainya. Kemudian mereka bermusyawarah memilih balon yang sudah terdaftar di panitia. Untuk menentukan siapa kades yang akan melanjutkan sisa masa jabatan," jelasnya.
Kemudian jika terjadi ketidaksepakatan dalam bermusyawarah, maka dilanjutkan dengan opsi lain, yaitu voting. Tetapi yang berhak mengikuti voting itu adalah para peserta musdes. Setelah selesai di forum dan terpilih kades baru. Maka tinggal mengikuti prosedur yang ada, dan akan di-SK-kan oleh kepala daerah. "Yang terpilih dalam musdes, otomatis dia menduduki jabatan kades," ujarnya.
Disinggung mengenai anggaran yang disiapkan untuk pilkades, dia menyampaikan, APBD Karawang yang diposkan ke DPMD sekitar Rp 400 jutaan. Dia menilai anggaran tersebut sudah dihitung sesuai dengan kebutuhan pilkades. "Jadi seharusnya anggaran yang disediakan oleh pemda itu cukup," ucapnya.
Sementara berkaca pada pilkades serentak yang digelar pada tahun-tahun sebelumnya, selalu ada persoalan pada anggaran pilkades. Karenanya panitia pilkades melakukan inisiatif untuk merembugkan kekurangan sisa anggaran tersebut dengan para calon. "Memang selalu ada hal-hal yang tidak dianggarkan. Tapi kalau anggaran pilkades itu masuk pada APBDes, dan dalam APBDes tersebut dicantumkan angka yang memang libih tinggi dari anggaran pemda, maka sisanya bisa dimusyawarahkan," bebernya.
Sementara salah Ketua Panitia Pilkades Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Nurkinan, menghimbau kepada warga Desa Sarimulya untuk mendaftarkan diri menjadi pemilih pilkades. Pasalnya, berdasarkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) baru ada sekitar 8.852 pemilih, sedangkan data pemilih di Pilbup Karawang yang lalu di Desa Sarimulya sebanyak 9.980 pemilih.
Menurut Noerkinan, jika merujuk ke daftar pemilihan Bupati Karawang beberapa tahun lalu, jumlah pemilih mencapai 9.980 pemilih. Sementara DPS Pilkades baru mencapai 8.852 pemilih termasuk pemilih pemula sejumlah 478 pemilih. "Bagi warga yang belum terdaftar menjadi pemilih di pilkades, agar segera mendaftarkan diri baik melalui panitia maupun melalui ketua RT masing-masing," ujarnya.
Dia khawatir saat pelaksanaan pemungutan suara, persoalan DPT menjadi pemicu keributan. Sebagai ketua panitia dia terus menghimbau kepada masyarakat agar segera mendaftarkan diri sebagai pemilih. "Kami selalu sosialisasi ke masyarakat, baik di forum-forum formal, seperti majelis-majelis taklim, maupun dalam forum-forum non formal," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template