Peternak Kambing Keluhkan Rumput Hilang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Peternak Kambing Keluhkan Rumput Hilang

Peternak Kambing Keluhkan Rumput Hilang

Written By Mang Raka on Senin, 27 Maret 2017 | 14.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Musim yang tidak menentu serta obat pestisida pengendali hama yang membanjiri area lahan pesawahan semakin menyulitkan rumput segar tumbuh. Bahkan, saking sulitnya, tak jarang peternak dewasa ini memburu rumput hingga puluhan kilometer agar ternaknya tetap bertahan hidup.

Peternak kambing yang tengah mencari rerumputan di Sekitaran sawah Dusun Prako, Desa Sukamulya, Pendi (60) mengatakan, kambing yang dimilikinya tidak seberapa, hanya satu kandang berisi 4 ekor betina dan 2 domba pejantan. Kesibukannya sebagai peternak sudah lama ia geluti 20 tahun terakhir. Namun baru tiga tahun terakhir ini sebutnya, dirinya mengalami kesulitan mencari pakan untuk kambing-kambingnya.
Pasalnya, rumput sawah sudah tidak murni lagi kesegarannya karena sudah tercampur dengan obat-obat pestisida hasil semprotan, ini membahayakan bagi perkembangan kambingnya, karenanya, tak jarang dirinya memilih rumput-rumput di tegalan dan pinggir jalanan, itupun terbatas. Sementara kambingnya tidak bisa terlewat jadwal diberikan pakannya. "Sudah tercampur pesitisida, walau rumputnya bagus juga tidak di parit, bahaya buat kambing saya," keluhnya.
Peternak kambing lainnya, Dudung (50) mengatakan, langkanya rumput membuat kewalahan peternak sepertinya. Sebab, meskipun berada di Cilamaya Kulon, tidak jarang ia menyeberang ke perumahaan di daerah Subang untuk sebatas mengarit rumput buat pakan ternaknya selama semingguan. Bahkan rela mencari hingga puluhan kilometer. Memang, saat ini ada rumput yang dijual karungan seharga Rp 35 ribuan perkarung, namun jika dihitung-hitung akan merugikannya, sebab, dalam satu karung saja, kambing paling hanya cukup makan 2 hari saja, sementara penghasilan ternak hanya laku dijual saat cukup umur saja, itu juga belum tentu. "Susah sekarang  malah ada yang jual karungan Rp 35 ribuan, kita uang dari mana," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template