Pemancing Tewas di Jatiluhur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemancing Tewas di Jatiluhur

Pemancing Tewas di Jatiluhur

Written By Mang Raka on Jumat, 31 Maret 2017 | 13.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Suyatiyo (58), salah seorang pemancing ikan di danau Jatiluhur, ditemukan meninggal dunia di atas rakit di sekitar perairan Waduk Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kamis (30/3).
Pria asal Gang Madkasih, RT 4, RW 3, Kelurahan Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung ini, pertama kali ditemukan dengan posisi telentang di atas rakit yang ditumpanginya sejak Rabu (29/3). Ia diketahui berangkat bersama rekan-rekannya untuk memancing ikan di sekitar perairan danau Jatiluhur. Pria paruh baya ini, baru diketahui telah meninggal dunia setelah salah satu temannya bernama Agus (52) dan nahkoda perahu hendak menjemputnya untuk pulang. Namun saat dihampiri, korban yang saat itu telentang tidak menyambut kedatangan perahu yang akan menjemputnya pulang. Bahkan saat Agus dan sopir perahu menghampirinya, ia hanya terbujur kaku.
Kaget dengan kondisi rekannya, Agus dan sopir bargas membawa rekannya tersebut ke pinggir danau Kampung Serpis, Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur. Agus dan korban sendiri tidak membawa alat komunikasi, sehingga susah untuk menghubungi keluarga korban.
Warga sekitar merasa iba melihat kondisi korban di atas perahu dengan kondisi kehujanan. Hingga akhirnya salah satu warga setempat menghubungi SMS Center 08121297775 milik bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi untuk meminta bantuan mobil layon (mobil jenazah) milik pemda setempat untuk mengantarkan korban ke tempat tinggalnya di Bandung.
Menurut Agus, dirinya dan korban berangkat memancing ke Jatiluhur sejak Rabu (29/3) siang. Semalaman memancing, korban menurut Agus, tak ada tanda-tanda sakit. "Berangkatnya juga tidak sakit. Biasa aja. Tidak ada tanda-tanda apapun," cerita Agus.
Namun, ketika memasuki Kamis siang saat jam pulang memancing, korban sudah ditemukan meninggal dunia. "Kalau mancingnya kan tidak berdekatan. Saya sama Pak Tio (korban) tidak satu rakit. Jaraknya ada 200 meteran lah dengan rakit saya. Tapi pas dijemput, sudah meninggal," kata Agus.
Sementara itu, pemancing lain yang kebetulan rakitnya dekat dengan korban sekitar 100 meter, Hendra (42) juga tidak melihat korban sakit selama semalaman. "Malah saya lihat semalaman korban sibuk menarik joran, karena waktu itu memang banyak ikan yang didapat," terang Hendra.
Menurut Hendra, korban meninggal diduga karena angin duduk. "Bisa jadi karena angin duduk. Karena semalaman gak tidur, sementara angin malam kenceng juga di danau mah," singkatnya.
Setelah kejadian tersebut, jenazah Suyatiyo kemudian dibawa ke rumah duka. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template