Pelajar Klari Minta Halte Bus - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Klari Minta Halte Bus

Pelajar Klari Minta Halte Bus

Written By Mang Raka on Kamis, 30 Maret 2017 | 14.30.00

*Kalau Mau Menyeberang Jalan Ramai-ramai Biar Aman

KLARI, RAKA - Pemicu kemacetan diperlintasan Jalan Raya Klari tidak hanya disebabkan banyaknya kendaraan yang terparkir disepanjang jalan Pasar Kosambi saja yang hampir memakai sebagian bibir jalan diperlintasan tersebut. Namun, keberadaan terminal bayangan yang menjadi tempat mangkal sejumlah angkutan umum saat jam pulang dan masuk sekolah.

"Selama ini keberadaan angkutan yang parkir dipinggir jalan itu menjadi penghambat lajur lalulintas di perlintasan Klari, terutama saat jam masuk dan pulang anak sekolah," ungkap Endang, pemilik Warung kopi diperlintasan tidak jauh dari lokasi SPBU Pertamina, Rabu (29/3).
Endang menambahkan kondisi lalulintas macet terjadi hampir setiap hari di ruas perlintasan Klari tersebut. Kondisi paling parah, terang Endang ketika bubaran anak sekolah. "Memang setiap hari juga seperti gini, pokoknya pas pagi hari sama siang hari para pelajar keluar sekolah dan masuk sekolah pasti macet disini itu, karena banyak angkot yang mengetem menaikan para pelajar sekolah nantinya," ucapnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, seharusnya agar lajur lalulintas lancar pemerintah daerah membuat tempat-tempat menunggu penumpang di ruas tersebut. Apalagi tidak jauh dari lokasi disitu juga ada sejumlah sekolah. "Harusnya ada halte pelajar biar tidak mengundang kemacetan dan juga bisa menjadi upaya untuk keselamatan pelajar," ucapnya.
Karena selama ini, lanjut dia, tidak sedikit para pelajar yang menyeberang saat pulang sekolah. Karena keberadaan rumah yang memang berada di jalur arah yang berbeda. "Banyak yang nyebrang siswanya juga, jadi takut ada yang celaka juga, jadi harus dibuatkan halte, biar macet juga tidak terjadi terus disini," katanya.
Sehingga, dengan adanya halte tersebut tidak hanya dapat meminimalisir tingkat kecelakaan diperlintasan ini. Namun dapat menjadi upaya dalam mengurangi titik kemacetan disepanjang wilayah Kecamatan Klari selama ini. "Kalau titik macet, pagi paling parah itu dipas perlintasan pasar kosambi, lalu disini dan nanti di pas terminal, itu juga kerasa pas siang dan sore harinya, macet terjadi disini," tuturnya.
Hal senada disampaikan Agus Siswa SMPN 1 Klari saat ditemui Radar Karawang disela sela kepulangannya untuk menggunakan jasa angkutan umum yang berada disebrang jalan arah Klari Purwasari, Menurutnya, memang setiap hari dirinya selalu menggunakan angkot untuk berangkat sekolah maupun pulang sekolah. Selain itu, karena dilarangnya siswa membawa kendaraan, jadi untuk dapat sampai disekolah meski menggunakan angkot tersebut. "Karena tidak ada yang mengantarkan sekolah, jadi saya pulang pake angkot,soalnya kan kita tidak boleh bawa motor sendiri ada aturan dari sekolahnya melarang, soalnya belum waktunya bawa motor," katanya.
Meski demikian, saat disinggung perihal keselamatannya, dirinya memang mengakui pernah mengalami ancaman nyaris kecelakaan dialaminya. Namun karena beruntung dapat lolos dari maut. "Saya pernah mau ketabrak pas mau menyeberang jalan, tapi sekarang mah kalau mau nyeberang biasa suka nunggu teman dulu biar ramai-ramai jadi aman," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template