Pejabat Disdik Dipanggil Jaksa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pejabat Disdik Dipanggil Jaksa

Pejabat Disdik Dipanggil Jaksa

Written By Mang Raka on Kamis, 16 Maret 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Dugaan korupsi proyek pembangunan sekolah tahun 2012 mulai diselidiki Kejaksaan Negeri Karawang. Hingga kemarin, sudah 10 orang yang mengetahui program proyek tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka adalah panitia proyek pembangunan sekolah, pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan kontraktor.
Kepala Seksi Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karawang Titin Herawati Utara, mengatakan pemeriksaan masih seputar administrasi kegiatan pembangunan sekolah, dan mekanisme pelaksanaan proyek tersebut. "Setelah kita lakukan gelar perkara, statusnya naik ke tingkat penyelidikan. Dan saat ini kita sudah memanggil dan meminta keterangan sekitar 10 orang," katanya, Rabu (15/3).
Ia melanjutkan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah orang, yang mengetahui kegiatan pembangunan sekolah ini. "Pemeriksaan ini masih bersifat administratif, dan kita masih mengumpulkan dokumen yang kita perlukan untuk pemeriksaan ini," katanya.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui jika pembangunan sekolah tahun anggaran 2012, ternyata tidak hanya didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tapi juga dari anggaran lainnya. Untuk itu penyidik kejaksaan sedang memilah sekolah mana saja yang didanai oleh DAK, dan dari anggaran lainnya.
"Tadinya kita mengira pembangunan sekolah itu menggunakan dana DAK semua. Tapi dari hasil pemeriksaan sementara, ternyata ada beberapa yang pembangunannya tidak menggunakan dana DAK, tapi dari anggaran lainnya," katanya.
Selain itu, proyek tersebut juga tidak hanya menggunakan pihak ketiga, tapi juga dikerjakan secara swakelola. Untuk itu pihaknya masih mempelajari petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penggunaan dana DAK. "Mekanismenya seperti apa? Karena ada kegiatan yang dikerjakan oleh pihak ketiga, namun disisi lain juga dikerjakan secara swakelola," jelasnya.
Menurut Titin penyidik kejaksaan serius menangani kasus korupsi sekolah roboh ini, karena sudah menjadi perhatian masyarakat Karawang. Apalagi sekolah yang roboh terjadi di beberapa sekolah, dan mengundang kekhawatiran banyak pihak karena membahayakan siswa dan guru. Dia berharap dari hasil pemeriksaan lanjutan dapat mengungkap perbuatan korupsi dalam pembangunan sekolah tersebut, hingga naik ke tingkat penyidikan. "Kita akan selesaikan kasus ini hingga dilimpahkan ke pengadilan. Namun hal ini membutuhkan proses, karena untuk mengumpulkan alat bukti kita membutuhkan waktu," ungkapnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template