Parca Pengkeroyokan, Sudah Dua Orang Ditangkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Parca Pengkeroyokan, Sudah Dua Orang Ditangkap

Parca Pengkeroyokan, Sudah Dua Orang Ditangkap

Written By Mang Raka on Jumat, 31 Maret 2017 | 12.30.00

-Polisi Masih Buru Pelaku Lain

KARAWANG, RAKA - Keributan yang dilakukan oknum LSM NKRI di dua lokasi yaitu di Purwasari dan Warungbambu berbuntut panjang. Dua oknum anggota LSM itu ditetapkan menjadi tersangka pengeroyokan terhadap Endang Supriadi (45) yang terjadi di Jalan Suhud Hidayat, tepatnya di sekitar lintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu , Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur. "Dua oknum anggota LSM sudah kami tangkap dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona A Mapaseng kepada Radar Karawang melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/3) kemarin.
Kedua tersangka masing-masing diketahui bernama Yayan Sopian alias Golun (26) warga Kampung Pasirmalang, Desa Cipondoh, Kecamatan Tirtamulya, dan Aef Nurdiana (24) warga Kampung Pawarengan RT 05/09, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek. Yayan ditangkap di Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Rabu (29/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Sedangkan Aef ditangkap di Kampung Cibodas, Cikopo, Purwakarta, Kamis (30/3) sekitar pukul 02.00 dinihari. "Kedua tersangka sudah ditahan di rutan (rumah tahanan) Polres Karawang. Perbuataan mereka dijerat dengan pasal 170 KUHPidana," tulis Maradona.
Maradona menambahkan, hingga kini pihaknya masih terus mengejar sejumlah nama yang disebutkan tersangka saat diperiksa. Namun, Maradona belum bersedia menyebutkan identitas buruannya. "Tersangka lain masih ada dan identitasnya masih rahasia," ungkapnya.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, selain melakukan aksi pemukulan, oknum anggota LSM tersebut juga sempat merusak beberapa kendaraan roda dua dan roda empat, di pangkalan ojek di Kecamatan Purwasari. "Awalnya para anggota LSM ini akan berkonvoi karena sedang melaksanakan ulang tahun. Tapi tidak ada alasan jelas mereka bersikap beringas terhadap warga lain," ujarnya.
Meski sudah menangkap satu orang pelaku, kata Yusri, pihak Kepolisian akan mengembangkan kasus ini guna mencari pelaku lainnya.
Secara terpisah, praktisi hukum Ferryanto Piliang mengatakan, seharusnya LSM kembali ke khittahnya sebagai lembaga swadaya masyarakat. Bukan malah membuat resah masyarakat. Untuk itu, katanya, anggota LSM mesti berpendidikan. "Minimal lulusan SMA," ujarnya.
Dia menambahkan, LSM juga seharusnya diisi oleh orang-orang yang memiliki pekerjaan. "Sehingga bisa benar-benar menjalankan fungsinya sebagai lembaga swadaya atau sosial kontrol masyarakat, tanpa ada kepentingan tertentu," ujarnya. (ops/psn)



Berbagi Artikel :

3 komentar:

  1. keroyokan capeh deh jalan sendiri aja cengar cengir

    BalasHapus
  2. Iyah seharsnya yg namanya LSM itukan asalnya dr masyrakat untuk masyarakt jg bkn tuk kepentngan golongan ...

    BalasHapus
  3. Masukkan komentar Anda...bubarkan atuh....di antep wae...g ada fungsina percuma....tetep weh ada apa ada apa mah keluarga yg malu....kalo udah d penjara orang sok jago di hajar habis lagi....

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template