Lestarikan Kesenian Tradisional - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lestarikan Kesenian Tradisional

Lestarikan Kesenian Tradisional

Written By Mang Raka on Rabu, 15 Maret 2017 | 15.30.00

KARAWANG, RAKA - Ingin terus melesterikan kebudayaan dan kesenian daerah, adalah salah satu impian Suhendi, salah satu guru kesenian yang tengah mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik di Kabupaten Karawang.
Siapa sangka, laki-laki yang sudah mempunyai 3 orang anak ini, begitu mencintai kesenian dalam hidupnya dan sudah menekuni kesenian sejak kecil. Berawal dari sering menonton kesenian tari semasa kecil di kampung halamnnya, Suhendi sampai sekarang terus melestarikan kesenian melalui sanggar yang dibuatnya sejak tahun 1996. "Saya suka banget sama kesenian, sampai sekarang alhamdulilah apa yang saya cintai itu turun juga kepada anak-anak saya," ungkapnya.
Hanya dengan sanggar keseniannya, ia bisa terus melestarikan dan melakukan kegiatan yang membuatnya hidup serasa lebih muda. "Semakin banyak bergerak, terutama di seni tari itu membuat jantung kita sehat, bagus juga kan buat kesehatan," tuturnya.
Namun sayangnya, dengan kemajuan zaman, kesenian sendiri sedikit demi sedikit sudah mulai terlupakan meskipun bisa minimalisir dengan berbagai event atau kegiatan perlombaan, agar kesenian tersebut tidak pernah hilang. Akan tetapi, cara tersebut juga harus diimbangi dengan fasilitas yang memadai. "Kalau event atau perlombaan sendiri itu butuh biaya, nah sedangkan untuk masyarakat bawah mungkin itu bisa menjadi kendala," ungkapnya.
Seharusnya, disitulah ada peran pemerintah sendiri dalam melakukan terobosan atau solusi yang terbaik, agar kesenian dan budaya itu bisa terus hidup. Misalnya dengan membuat sanggar kesenian di setiap kecamatan. Menurutnya, jika disetiap daerah dibangun sanggar kesenian, itu akan menambah anak muda untuk bisa lebih berekspresi lagi. "Tau sendiri kalau di kota mungkin sudah ada, tapi untuk di setiap daerah pelosok belum ada, kadang jarak juga bisa menjadi kendala," terangnya.
Bagi dia, bukan sebarapa banyak prestasi yang sudah didapat dari kesenian, namun sebarapa jauh masyarakat mencintai kesenian itu sendiri. "Kalau juara itu tidak akan lama dan bakal ada habisnya, tapi saya ingin menularkan kepada masyarakat untuk mencintai kesenian dan sampai kapanpun itu tidak akan pernah hilang atau punah," pungkasnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template