Lahan Petaka Mantan Bupati Dibangun Mall - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lahan Petaka Mantan Bupati Dibangun Mall

Lahan Petaka Mantan Bupati Dibangun Mall

Written By Mang Raka on Kamis, 23 Maret 2017 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Setelah tiga tahun berlalu, pasca mantan Bupati Karawang, lahan yang menjadi petaka bagi mantan Bupati Karawang Ade Swara berurusan dengan aparat penegak hukum, kini lahan eks pabrik eks seluas sekitar 5 hektar yang terletak di Jalan Kertabumi Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mulai digarap untuk  membangun sebuah  mall, ruko dan apartemen.

Salah seorang pekerja proyek, Hendrik mengatakan, sebelum pembangunan mall, ruko dan apartemen, proyek ini diawali dengan pemerataan tanah terlebih dahulu. "Masih meratakan tanahnya dulu, dengan menggunakan alat berat," kata Hendrik, Rabu (22/3).
Menurut Hendrik, pembangunan mall, ruko dan apartemen diatas lahan milik PT Tatar Kertabumi itu masih lama. Hendrik berharap agar para pengguna jalan di Jalan Kertabumi lebih berhati-hati, karena banyak kendaraan besar keluar masuk proyek. "Saya berharap dan minta kepada masyarakat Kabupaten Karawang yang melintasi Jalan Kertabumi, khususnya sekitar "Taman Bencong" agar lebih berhati-hati, karena banyak kendaraan besar keluar masuk area proyek," pintanya.
Sekedar mengingatkan kembali kepada masyarakat Karawang, bahwa mantan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya Nurlatifah ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 17 Juli 2014 lalu, karena diduga memeras pengusaha sebesar 424.349 dollar AS. Uang itu terdiri dari pecahan 100 dollar AS sebanyak 4.230 lembar, 20 dollar AS sebanyak 2 lembar, 5 dollar AS sebanyak 1 lembar, dan 1 dollar AS sebanyak 4 lembar. Atau sekitar Rp 5 miliar. Sebagian  uang tersebut diberikan kepada mantan bupati Karawang untuk mempercepat pengurusan perizinan penerbitan surat persetujuan pemanfaatan ruang (SPPR).
Keduanya disangka melanggar Pasal 12 e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 421 jo Pasal 55 KUHP. Selain itu,  KPK  menetapkan Ade dan istrinya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).(ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template