Kursi Ketua Karang Taruna Jatisari Digoyang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kursi Ketua Karang Taruna Jatisari Digoyang

Kursi Ketua Karang Taruna Jatisari Digoyang

Written By Mang Raka on Senin, 20 Maret 2017 | 15.30.00

JATISARI, RAKA - Karang Taruna Kecamatan Jatisari gerah. Pengurus karang taruna 14 desa tidak mengakui kepemimpinan Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatisari Deddi Budianto. Pasalnya, selama tiga tahun terakhir, tidak satupun pengurus karang taruna desa yang mengetahui kepemimpinan Deddi.
Ketua Karang Taruna Desa Kalijati H Oo Nurahman mengatakan, karang taruna desa sama sekali tidak mengetahui jika Karang Taruna Kecamatan Jatisari telah ada selama 3 tahun ini. "Kami ingin karang taruna di Jatisari maju dan bisa membuat perubahan. Karena selama ini tidak ada yang tahu jika di tingkat kecamatan sudah ada karang taruna," ujarnya kepada Radar Karawang, Minggu (19/3) kemarin.
Ia mengatakan, pihaknya telah memikirkan kedepannya agar wilayah Jatisari lebih maju. Dia akan menanyakan penunjukan Budi tanpa diketahui oleh siapapun, serta menanyakan kinerja selama tiga tahun. "Kita minta seluruh pengurus agar direshuffle," ujarnya.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatisari Deddi Budianto mengatakan, dirinya terpilih secara aklamasi. Pihaknya telah berusaha sebisa mungkin menemui seluruh karang taruna desa se-Jatisari, namun sangat disayangkan pemberitahuan itu tidak sampai kepada seluruh pengurus karang taruna desa. "Saya sudah undang melalui rapat minggon kecamatan, melalui para kades agar bisa ketemu," ujarnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya mengetahui jika tidak sedikit karang taruna kerap terjadi perseteruan antara karang taruna dengan kepala desa. "Saya akan jadwal ulang agar dapat duduk bareng di kecamatan. Karena karang taruna memiliki prosedur yang jelas," ujarnya.
Ketua Karang Taruna 2 Kabupaten Karawang Ade Iwan mengatakan, dirinya menengahi perseteruan antara karang taruna desa dan kecamatan. Karena selama ini saat Budi diangkat menjadi ketua, itu dilakukan proses selama dua hari tanpa adanya temu karya. "Intinya kita harus balik lagi kepada aturan AD/ART, tentang Permensos 77 Tahun 2010 tentang Tata cara Karang Taruna," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template