Korban Hoax Bertambah, Orang Gila Disiksa Massa di Rawamerta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Korban Hoax Bertambah, Orang Gila Disiksa Massa di Rawamerta

Korban Hoax Bertambah, Orang Gila Disiksa Massa di Rawamerta

Written By Mang Raka on Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.00.00

-Gara-gara menuntun Bocah Lima Tahun

RAWAMERTA, RAKA - Isu penculik berpura-pura jadi orang gila membuat masyarakat semakin 'gila'. Mudah curiga, emosian, bahkan main hakim sendiri. Tidak jarang orang gila beneran dihakimi hingga sekarat.
Kali ini terjadi di Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Jumat (24/3) kemarin. Seorang pria tidak dikenal menuntun anak yang sedang bermain bola tidak jauh dari rumahnya, di Dusun Sumurbatu, Desa Sukamerta. Khawatir anak berusia lima tahun itu benar-benar diculik, akhirnya lelaki bercelana pendek, beralas sandal jepit tersebut disergap warga, lalu dihakimi hingga babak belur.
Melihat massa semakin banyak dan tersulut emosi, seorang warga, Lukman bersama perangkat desa setempat membawa pria itu ke Kantor Polsek Rawamerta sekitar pukul 15.00 WIB. "Daripada kita diamkan dan menjadi bulan-bulanan warga, mending kita bawa dan serahkan saja ke polsek," katanya kepada Radar Karawang.
Sementara itu, ayah korban, Ruhyat mengaku tidak tahu pasti kejadiannya seperti apa. Dia mengetahui peristiwa itu setelah banyak warga yang menyebutkan anaknya hendak menjadi korban penculikan. "Saya kurang tahu jelasnya seperti apa, tahu-tahu katanya anak saya mau diculik," terangnya.
Ketika dimintai keterangan oleh salah satu anggota Polsek Rawamerta, Aiptu Halim, pria yang diduga penculik tersebut mengaku namanya Supriatna asal Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. "Sejak marak isu penculikan anak, sudah tiga kali menginterogasi orang gila yang dianggap penculik," ujarnya.
Kapolsek Rawamerta AKP Agus Setiawan menambahkan, kasus ini langsung dia limpahkan ke Polres Karawang. Karena kejelasan isu penculikan ini belum mempunyai dasar yang kuat. Dia juga khawatir jika didiamkan terlalu lama di polsek, akan semakin memancing emosi massa. "Entah itu mau menculik atau memang gila beneran. Yang pasti keterangan dari pihak korban seperti itu adanya," ungkapnya.
Ia melanjutkan, kewaspadaan harus tetap dijaga, tapi jangan gegabah menuduh orang. "Jangan sampai orang gila beneran menjadi sasaran kemarahan warga gara-gara isu ini. Harus tetap hati-hati dan lebih teliti," pungkasnya. (rok)


Mereka yang Jadi Korban Isu Penculikan

9 Maret
Warga Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari ramai-ramai menangkap orang yang dianggap penculik anak. Setelah diperiksa di Polsek Klari ternyata orang gila.

13 Maret
Seorang perempuan tanpa identitas diamuk massa karena dicurigai sebagai pelaku penculik anak di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat. Belakangan diketahui jika orang gila itu bernama Yati Sumyati warga Makassar.

14 Maret
Warga Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru, memukuli orang gila hingga sekarat.

24 Maret
Warga di Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, menyiksa orang gila setelah menuntun anak kecil yang sedang bermain bola.


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template