Kecebur ke Irigasi Kemiri, Pengendara Motor Tewas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kecebur ke Irigasi Kemiri, Pengendara Motor Tewas

Kecebur ke Irigasi Kemiri, Pengendara Motor Tewas

Written By ayah satria on Rabu, 01 Maret 2017 | 17.27.00

JAYAKERTA, RAKA - Dua orang pengendara sepeda motor tercebur ke irigasi di jembatan Kemiri, perbatasan antara Desa Kemiri, Desa Makmurjaya dan Desa Jayamakmur, Senin (27/2) malam, sekitar puluk 23.00 WIB. Satu orang tewas bernama Cardi (50) warga Dusun Krajan Rt 01/01 Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar. Sementara pengendara sepeda motornya, Tardi (35) tidak mengalami luka.
Kejadian ini bermula saat keduanya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cibuaya menggunakan sepeda motor jenis Supra. Ketika melewati jembatan Kemeri, korban tak mampu mengedalikan kendaraannya dan menabrak pagar jembatan lalu tercebur ke irigasi. Sejumlah warga berusaha mengevakuasi korban, namun nyawa Cardi tak mampu tertolong.
Pemilik konter handphone di dekat tempat kejadian perkara (TKP), Yusuf, menuturkan, kejadiannya sekitar pukul 23.00, Senin (27/2) malam di jembatan Kemiri, terletak di Dusun Krajan 01/01, Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta. Bahkan kejadian ini sempat terekam CCTV di konternya. "Waktu itu saya lagi di konter. tiba-tiba ada suara gaduh terdengar dari pinggir, kirain bukan orang yang terjun ke irigasi. Soalnya, pas terdengar suara gaduh itu tidak langsung ramai, setelah sekitar 20 menit kemudian baru ramai-ramai terdengar orang tercebur. Sontak saja membuat warga berkumpul dan berusaha menyelamatkannya," katanya, kepada Radar Karawang, Selasa (28/2) kemarin.
Menurutnya, kecelakaan ini diduga akibat pengendara sepeda motor tak bisa mengontrol kendaraannya saat melintasi belokan di jembatan ini. Sepeda motor di kendarai oleh Tarda, namun dia tak mengalami luka saat kejadian itu. Sementara Cardi, yang membonceng, meninggal setelah tercebur ke irigasi. Saat masyarakat membantu menaikan ke darat, Cardi sudah tidak bernafas lagi dan dari mulutnya keluar busa. "Sekarang saja motornya masih belum ke angkat di dalam air. Soalnya tidak ada yang bertanggung jawab atas kejadian ini, belum ada konfirmasi dari pihak korban. Ada juga yang menghubungi nanti katanya setelah preosesi pemakaman selesai," ujarnya.
Namun sayangnya pas kejadian tidak terlalu banyak orang yang tahu, pasalnya korban langsung dibawa ke rumah sakit Proklamasi Rengasdengklok. Bahkan Kapolsek Rengasdengklok pun tidak mengetahuinya. "Ada seorang warga yang menuturkan, ada juga polisi yang menghampiri. Soalnya mereka datang pas mayat sudah terangkat ke permukaan. Malah datang menanyakan motor, bukannya nanyain korban," paparnya.
Perangkat Desa Jayamakmur, Wakil Anim, membenarkan kejadian tersebut. Namun, dia tak mengetahui secara persis mengenai kronologis kejadian karena tak berada di TKP saat peristiwa itu terjadi. "Saya sendiri kurang begitu tahu kejadiannya. Soalnya saya sedang tidak berada di tempat kejadian perkara," pungkasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template