Karangligar Mau Disulap Jadi Penampung Air Kota - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Karangligar Mau Disulap Jadi Penampung Air Kota

Karangligar Mau Disulap Jadi Penampung Air Kota

Written By ayah satria on Jumat, 03 Maret 2017 | 17.31.00

Warga Pangasinan Disarankan Direlokasi

KARAWANG, RAKA - Setelah wacana danau buatan untuk menampung luapan air sungai Cibeet dan Citarum, giliran Komisi C menawarkan relokasi terhadap warga Dusun Pangasinan, Desa Karangligar. Sementara anggaran pembangunan disarankan meniru Pemerintah Kabupaten Subang untuk memintanya langsung ke pemerintah pusat. Sebelumnya Bupati Ahmad Heryawan juga menjanjikan pembangunan danau tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana, ST, mengatakan itu, Kamis (2/3) kepada Radar Karawang. Menurut dia, jika pemerintah Karawang mau membangun danau maka hal terlebih dahulu dilakukan adalah merelokasi masyarakat setempat. "Harus ada penanganan serius. Memang harus dilakukan relokasi dan disitu (Karangligar, red) dijadikan dam (bendungan)," ujar Elievia.
Menurutnya, kalau Karangligar dijadikan bendungan, maka bisa dijadikan tempat penampungan air kota. Selain itu bisa dijadikan tempat pariwisata juga. Dengan demikian, bisa menjadi daya tarik bagi warga untuk menikmati keindahan bendungan tersebut. "Kalau untuk relokasi dan pembuatan dam pemda gak ada anggarannya. Maka kita coba tarik aja dari pusat. Karena Subang saja bisa seperti itu," ujarnya.
Oleh karenanya, pemerintah daerah harus pro aktif dengan pemerintah pusat. Harus menjemput bola untuk melakukan percepatan pembangunan di Karawang. Karena dia melihat saat ini terkesan dibiarkan. Sehingga meski sudah menjadi langganan banjir tetapi tidak ada solusi yang konkrit dilakukan oleh pemda. "Kalau sekarang pemda melalui BPBD sedang melakukan kajian dengan pihak ITB. Maka nanti hasil kajiannya harus segera dijalankan," ucapnya.
Apalagi, tambah Elievia, sebenarnya penyelesaian banjir karangligar dijanjikan oleh gubernur jawa barat sekitar tahun 2012 lalu. Oleh karennaya, pemerintah daerah juga harus melakukan komunikasi secara intens dengan pemerintah pusat. "Ini harus benar-benar tuntas. Jangan hanya menjadi wacana," tegasnya.
Lain dari itu dia juga menyampaikan, sebenarnya persoalan pembangunan daerah bukan hanya persoalan banjir saja. Termasuk persoalan infrastruktur jalan yang sampai saat ini masih dikeluhkan oleh masyarakat. Terutama jalan-jalan provinsi dan pusat. "Harus ada skala prioritas dalam pembangunan. Terutama kaitan dengan infrastruktur," ujarnya.
Sementara Kepala BPBD Karawang, Banuara Nadaek, menyampaikan, beberapa desa di Karawang ada yang rutin mengalami bencana banjir saat musim penghujan datang. Termasuk desa yang tidak pernah tidak banjir di karawang adalah Karangligar. "Karangligar, itu rutin kena banjir," ujar Banuara. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. OMDO (Omong Doang) punya gubernur kok cuma janji2 mo bikin ini lah itulah...mana udah hampir habis masa periodenya..mo di buatin danau buatan supaya karawang tak kebanjiran mana sampai sekarang janjimu,wahai gubernur AHER??
    padahal PAD karawang utk jabar GEDE..

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template