Kades Sukatani Purwakarta Terancam Dibui - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Sukatani Purwakarta Terancam Dibui

Kades Sukatani Purwakarta Terancam Dibui

Written By ayah satria on Rabu, 01 Maret 2017 | 17.52.00

PURWAKARTA, RAKA - Polres Purwakarta menjemput paksa Kades Sukatani, Kecamatan Sukatani, Asep Sumpena, di sekitar Pasar Anyar, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Selasa (28/2).
Jemput paksa oleh petugas kepolisian ini dilakukan, lantaran kades aktif tersebut tidak mengindahkan sejumlah surat panggilan yang ditujukan kepada Asep Sumpena yang masih berstatus saksi dalam sejumlah perkara yang telah dilaporkan oleh sejumlah pihak di meja kepolisian. Sejumlah laporan yang masuk, diduga kades tersebut terlibat tindak pidana korupsi (Tipikor), penipuan, pungli di Pasar Anyar Sukatani dengan cara memungut retribusi kepada para pedagang tanpa payung hukum peraturan desa (Perdes), dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan anggaran bantuan keuangan (Bankeu) tahun 2014 dan dana desa tahun 2016 lalu, bahkan terakhir warga mengadukan kelakuan Kades Sukatani yang memalsukan tanda tangan Ketua TPK Desa Sukatani untuk mencairkan dana desa tahap II tahun 2016 dan beberapa kasus lainnya.
Kasat Reskrim Mapolres Purwakarta AKP Aghta Bhuwana Putra mengatakan, bahwa laporan yang ditangani kemarin oleh pihak kepolisian untuk pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. "Ada beberapa pengaduan, terkait penggunaan anggaran dana desa dan Bankeu Desa Sukatani dan Malangnengah Kecamatan Sukatani, berkisar Rp 500 Juta untuk dua desa tersebut. Ada beberapa kasus yang sedang ditangani di unit-unit reskrim, namun untuk saat ini masih kita kenakan pasal 378 dan 372 menunggu perkembangan selanjutnya. Begitu juga dengan laporan terakhir tentang dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua TPK masih kita lakukan pemeriksaan," tegasnya.
Untuk pendalaman sejumlah laporan, lanjut Aghta, pihaknya akan melakukan penahanan terhadap kades tersebut. Ini melihat gelagat kades yang dinilai tidak kooperatif saat pemanggilan sebelumnya. "Kemungkinan kades akan kita lakukan penahanan. Dan masih ada satu tersangka lagi dalam status DPO inisial RTH," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template