Kades Sukatani Ditahan, Ada yang Syukuran - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Sukatani Ditahan, Ada yang Syukuran

Kades Sukatani Ditahan, Ada yang Syukuran

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 16.59.00

PURWAKARTA, RAKA - Setelah dijemput paksa dan diperiksa intensif, Polres Purwakarta menetapkan Kepala Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Asep Sumpena, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Penetapan ini, membuat warga dan sejumlah perangkat desa bersuka cita. Mereka spontan mengadakan upacara bendera di halaman kantor desa.
"Kades Sukatani (Asep) kami sudah tetapkan sebagai tersangka dan sekarang ditahan," kata Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana di kantornya, kepada wartawan, Rabu (1/3).
Penahanan Asep dilakukan pihak kepolisian, untuk mempermudah petugas dalam proses penyidikan. Pasalnya, sebelumnya tersangka kurang kooperatif saat beberapa kali dipanggil penyidik. "Penahanan untuk mempermudah penyidikan kasus lain. Sebelumnya dia tidak kooperatif, dikhawatirkan kabur dan menghilangkan barang bukti," jelasnya.
Agta menjelaskan, penetapan tersangka ini, berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan penyidik pada Selasa 28 Februari 2017. Petugas melakukan pemeriksaan dua kasus penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan tersangka. "Jadi ada dua perkara yang sama di sini. Penipuan sebesar Rp 10 juta ditangani Unit 4 dan Rp 70 juta ditangani Unit 5," ungkap dia.
Selain dua kasus tersebut, petugas juga tengah mendalami sejumlah kasus lainnya yang berdasarkan dari laporan masyarakat Desa Sukatani. "Ada juga kasus lainnya yang sedang berproses. Jadi, dia banyak kasusnya yang kami terima laporannya," pungkasnya.
Sebelumnya, Polres Purwakarta melakukan penjemputan paksa terhadap Kades Sukatani, Kecamatan Sukatani, Asep Sumpena, di sekitar Pasar Anyar Desa/Kecamatan Sukatani, Selasa (28/2). Jemput paksa oleh petugas kepolisian ini dilakukan, lantaran kades aktif tersebut tidak mengindahkan sejumlah surat panggilan yang ditujukan kepada Asep Sumpena yang masih berstatus saksi dalam sejumlah perkara yang telah dilaporkan oleh sejumlah pihak di meja kepolisian.
Sejumlah laporan yang masuk, diduga kades tersebut terlibat dugaan Tipikor, penipuan, pungli di pasar Anyar Sukatani dengan cara memungut retribusi kepada para pedagang tanpa payung hukum Perdes. Selain itu, laporan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan anggaran Bankeu tahun 2014 dan dana desa tahun 2016 lalu juga masuk ke meja kepolisian. Terakhir warga mengadukan kelakuan Kades Sukatani yang diduga memalsukan tandatangan Ketua TPK Desa Sukatani untuk mencairkan dana desa tahap II tahun 2016.
Disisi lain, sejumlah warga beserta aparat Desa Sukatani mengibarkan bendera merah putih yang diiringi Lagu Indonesia Raya, di halaman Kantor Desa Sukatani, Rabu (1/3). Upacara bendera ini dilaksanakan sebagai bentuk syukur, lantaran kades desa setempat yang dinilai terlibat banyak tindakan melawan hukum telah dijemput pihak kepolisian. "Ini spontan saja dilakukan, kami mengganti bendera lama yang sudah usang dengan bendera merah putih yang baru sebagai rasa syukur masyarakat dan perangkat desa," kata Alex, salah seorang tokoh masyarakat desa setempat.
Warga dan aparat desa, kata Alex, sudah jengah dengan kelakuan Kepala Desa Sukatani Asep Sumpena. Setelah dijemput paksa dan ditetapkan tersangka, pihaknya mempercayakan dan mendukung pihak kepolisian untuk melakukan penegakan hukum. "Kami rasa ini bisa dijadikan contoh oleh kades-kades lainnya di Kabupaten Purwakarta agar hal serupa tidak terulang lagi di Purwakarta," singkatnya. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template