Kades Ancam Mundur Massal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Ancam Mundur Massal

Kades Ancam Mundur Massal

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 16.21.00

Ketakutan Ditangkap Satgas Saber Pungli

KARAWANG, RAKA - Kehadiran Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kabupaten Karawang, membuat para kepala desa paranoid. Mereka mengancam mengundurkan diri massal, jika tidak ada kejelasan batasan pungli.
"Kami minta secara detil apa saja yang termasuk kategori pungli. Kalau tidak jelas, maka kami semua kepala desa siap mengundurkan diri," tegas Abdul Halim, kepala Desa Duren, Kecamatan Klari, di acara sosialisasi pemberantasan praktek pungli, kemarin.
Ia melanjutkan, jika semua pungutan aparat desa masuk kategori pungli, maka kinerja pemerintahan desa dipastikan tidak akan jalan. Karena harus dipahami ada potensi desa, ada sumber pendapatan desa yang memang menjadi pendapatan rutin selama ini. "Jadi jangan sampai tiba-tiba ada kades diamankan karena pungli. Padahal batasannya belum jelas," ujarnya.
Meski sampai saat ini belum ada satupun kepala desa di Karawang yang tersandung akibat pungli, kata Halim batasannya harus dibedah secara detil, agar tidak salah tafsir.  Karena di satu sisi, desa harus memiliki pendapatan, dilain sisi ada satgas saber pungli yang saat ini ramai diperbincangkan. "Pertanyaan saya ini mewakili semua kades yang ada," ujarnya.
Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Karawang Kompol Irwansyah menyampaikan, pihaknya terlebih dahulu akan membangun regulasi. Agar saat satgas saber pungli bergerak sesuai dengan regulasi. "Kita akan bangun regulasi, jadi sistemnya dulu yang dibangun, sebelum bertindak," ujarnya.
Dalam satgas saber pungli, kata Irwan, terdapat berbagai komponen. Mulai dari kepolisian, kejaksaan, Inspektorat, termasuk dinas dan instansi. Artinya produk regulasi yang dihasilkan berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Dia juga memberikan jaminan tidak akan semena-mena menyomot kades, atau para pejabat yang diduga melakukan pungutan liar. Karena sebelum bertindak, terlebih dahulu akan dikomunikasikan dengan berbagai pihak yang ada di internal satgas saber pungli. "Silahkan saja berjalan, lakukan pelayanan sebaik mungkin oleh bapak-bapak. Karena semakin cepat pelayanan, akan semakin baik bagi masyarakat," ujarnya.
Dia juga mempertegas, selama satgas saber pungli dibentuk, belum ada satupun kepala desa di Karawang yang diamankan karena dugaan pungli. Hal itu menunjukan adanya kehati-hatian satgas saber pungli dalam bertindak. "Jangan sampai saat bertindak ternyata berbenturan dengan aturan yang ada," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template