Jalan Desa Sabajaya Ditanami Pohon Pisang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Desa Sabajaya Ditanami Pohon Pisang

Jalan Desa Sabajaya Ditanami Pohon Pisang

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 16.47.00

TIRTAJAYA, RAKA - Masyarakat Dusun Jamantri 1, Desa Sabajaya, meminta kejelasan untuk membangun jalan yang sebelumnya sudah dijanjikan pihak Pertamina, dari 4 titik yang dijanjikan baru 2 titik yang direalisasikan. Sebagai bentuk aksinya, masyarakat menanam pohon pisang di tengah perlintasan jalan Desa Sabajaya.
Kepala Dusun Suro mengatakan, kekompakan masyarakat begitu nyata ketika menggelar aksi penenaman pohon pisang ditengah jalan. Hal itu akibat dari banyaknya korban kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini, juga akibat dari pembiaran pihak pemerintah terhadap kesusahan yang dialami masyarakat. "Saya tidak mencegah aksi warga tersebut, karena ini sudah merupakan kesepakatan semua warga yang ingin jalannya di benahi," katanya, kepada Radar Karawang, Rabu (1/3) kemarin.
Ia melanjutkan, penanaman pohon pisang ini, meruapakan aksi kecil dari keresahan masyarakat. Ia sempat khawatir dengan adanya isu bahwa masyarakata akan melancarkan aksi yang lebih heboh daripada ini. "Bahkan warga setempat mengancam akan melancarkan aksi yang lebih dari pada ini, kalau bahasa kita mah demo lah. Saya sebagai kadus hanya bisa mengamini bahasa masayarakat karena memang benar adanya, selama jalan ini belum dibenahi, banyak korban yang terjatuh akibat rusaknya jalan ini," ujarnya.
Pengurus Kecamatan (PK) Ketua KNPI Tirtajaya Aan Karyanto menambahkan, bentuk kekecewaan warga terhadap pihak pemerintah kabupaten, kecamatan, dan pihak Pertamina yang seolah tutup mata di tumpahkan dengan cara menanam pohon pisang di tengah jalan. Menurutnya, penanaman pohon pisang ini merupakan simbol yang harus dimengerti, artinya dengan penanaman ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pertamina yang janjinya belum terpenuhi dan juga pemkab yang dinilai apatis.
Jalan ini, bukan hanya masayarakat yang menggunakan, banyak juga dewan yang melewati jalur ini, belum lagi pejabat kecamatan. Dan yang paling parah itu selalu dilewati oleh kendaraan berat dari Pertamina. "Kalau aksi warga yang seperti ini belum juga ditanggapi, saya khawatir warga akan lebih geram dengan menggelar aksi dan akan membawa masa yang lebih banyak, dan warga akan aksi ke kantor camat dan ke pos pertamina yang ada di Desa Tambaksari," kata dia.
Pria yang juga Kaur Pemerintahan Desa Sabajaya ini, meminta anggota DPRD memperhatikan jalan ini. Selain digunakan oleh masyarakat, jalur ini juga merupakan akses jalan yang sering digunakan anggota dewan dalam aktifitasnya. Mengingat pembenahan jalan ini merupakan kewenangan pihak pemkab, ia beraharap banyak kepada pemkab untuk perhatiannya. "Saya berharap hal seperti ini segera diselesaikan, jangan sampai korban semakin banyak berjatuhan, soalnya terakhir itu bidan desa yang menjadi korban, sampai-sampai handphonnya hilang," pungkasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template