Jalan Alternatif Kodim Perlu Penataan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Alternatif Kodim Perlu Penataan

Jalan Alternatif Kodim Perlu Penataan

Written By ayah satria on Jumat, 31 Maret 2017 | 13.12.00

KARAWANG, RAKA - Penataan perkotaan menjadi hal yang sangat penting bagi kebanyakan orang. Pasalnya dengan bagusnya penataan perkotaan bisa membawa daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Kondisi karawang nampaknya masih sangat jauh dari posisi kota yang tertata dengan baik.
Selain masih banyak titik-titik kesemrawutan oleh para PKL, banyak juga jalur-jalur perkotaan yang nampak sangat sederhana dan sama sekali tidak memiliki nilai estetika. Seperti akses jalan penghubung Jalan Baru (Lingkar Tanjungpura) menuju pemda. Meski jalannya tergolong bagus, tetapi sama sekali tidak ada nilai sesuatu yang bisa menjadi daya tarik bagi orang yang melintasinya, bahkan terlihat menyeramkan karena kosong.
Disampaikan Warga Perum Karang Indah, Kelurahan Karangpawitan, Suhanda, saat melintasi jalan penghubung tersebut tidak ada daya pemikat sama sekali. Berbeda dengan jalur-jalur perkotaan yang ada di Kabupaten Purwakarta. "Kalau jalan di Purwakarta, banyak pernak-pernik yang khas. Kalau di karawang, jangankan pernak - pernik, trotoar saja tidak ada. Seperti di jalan penghubung Jalan Baru ke pemda itu," ujar Suhanda, kepada Radar Karawang, kemarin.
Dia menyampaikan, seharusnya pembatas jalan itu ada trotoar atau semacamnya yang menunjukkan bahwa jalan tersebut benar-benar terpisah antara jalur yang berlawanan. Sementara saat ini pemisahnya hanya rumput hijau yang sangat tidak nyaman untuk dilihat. "Boro-boro ada nilai seni dan keindahannya, yang ada cuma rumput liar dan kumuh,"  katanya.
Seharusnya, tambah Suhanda, karena itu termasuk jalur baru yang belum ada polesan apa-apa, kecuali jalan dan PJU, maka harus diperindah sedemikian rupa agar menjadi percontohan bagi jalan-jalan lain yang ada di Karawang. Dengan demikian, kalau memang sudah disukai oleh warga maka bisa dikembangkan untuk jalan-jalan lain. "Mumpung masih polos yah, dibuat aja sesuatu yang menjadi ciri khas karawang. Terus ini bisa jadi pilot projec kan," harapnya.
Sementara Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana, menyampaikan, aspirasi dari masyarakat itu menjadi bahan yang sangat penting untuk anggota legislatif. Karena memang anggota legislatif juga membutuhkan masukan-masukan dari warga. "Ini masukan yang sangat bagus, saya akan cek dulu itu sudah dianggarkan atau belum," ujar Elievia.
Menurutnya, karawang memang harus benar-benar ditata sebaik mungkin, jangan sampai kalah sama kabupaten tetangga yang sebenarnya secara potensi, itu sangat jauh jika dibandingkan karawang. Bahkan kalau karawang bisa dikembangkan dengan baik, dipastikan akan bisa mengalahkan keindahan kabupaten tetangga. "Pemda harus malu dong. Merekakan eksekutornya. Saya juga sebagai DPR malu kok. Ayo bergerak bereskan penataan dikota, kemudian bergeser kepedesaan-pedesaan," ujarnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template