Bank Permainkan Pencarian KIP SD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bank Permainkan Pencarian KIP SD

Bank Permainkan Pencarian KIP SD

Written By Mang Raka on Senin, 20 Maret 2017 | 13.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tingkat SD nampaknya membuat kewalahan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek). Pasalnya, disaat sebagian pemegang KIP yang berisi tabungan persiswa/pertahun tersebut, justru banyak diantara kartu andalan Jokowi-Jk itu tidak bisa dicairkan di Bank-Bank terdekat.

Entah apa yang mejadi alasannya, Bank yang ditunjuk pemerintah Pusat tersebut terkesan ogah-ogahan mencairkan bantuan dengan besaran Rp 225 ribu -  Rp 450 ribu per tahun tersebut.
Kepala SDN Ciwaringin 3 Anwar Spd mengatakan, bank jangan main-main terhadap pencairan KIP. Sebab, ada yang di Unit tidak bisa tetapi di Bank Cabangnya di Cikampek bisa. Parahnya, bisa dan tidaknya KIP itu cair sangat tercecer, kadang bisa dan kadang tidak. Kondisi ini dinilainya, pihak Perbankan tidak konsisten, sebab acapkali jarang memberikan penjelasan detail, mengapa KIP yang berisi tabungan itu tidak bisa cair, selain alasan Eror dan lainnya.
Bahkan, sedari awal tahun sampai saat ini, berulang kali dipantau justru masih saja tidak bisa. "Bank jangan main-mainlah sama pecairan KIP, di Unit A bisa tapi di Unit lain bisa, jadi gimana seleranya aja kesannya," Keluhnya.
Anwar menambahkan, jelang pencairan, syaratnya mmang tidak terlalu rumit dibawa orangtua/wali murid, seperti Surat Keterangan dari sekolah, Foto KTP orangtua/wali murid dan KK. Namun, data-data global itu tetap saja ketika sulit ya sulit di cairkan. Prosesnya justru selalu saja bertele-tele, sehingga tidak kunjung bisa cair. Ia berharap, Bank bisa mempermudah sirkulasi pencairan KIP, karena selalu banjir keluhan orangtua, apalagi dana yang turun itu diharapkannya bisa memperingan kebutuhan siswa di sekolah.
Bahkan, jika terus-terusan kesannya sulit, padahal Bank tersebut sudah ditunjuk Pemerintah pusat, maka ia sarankan kiranya bisa dialihkan saja ke PT Pos yang juga sama-sama BUMN. Sebab, selama pengiriman atau pencairan bantuan pemerintah melalui Pos selalu tepat waktu dan tepat sasaran, seperti halnya Pogram Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya. "Kalau sulit terus mah sudah di alihkan saja ke Pos daripada Bank yang bertele-tele," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template