9 Tewas Selama Pengalihan Arus ke Jalur Arteri Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 9 Tewas Selama Pengalihan Arus ke Jalur Arteri Purwakarta

9 Tewas Selama Pengalihan Arus ke Jalur Arteri Purwakarta

Written By ayah satria on Kamis, 02 Maret 2017 | 17.03.00

PURWAKARTA, RAKA - Kepolisian merilis jumlah kecelakaan di Jalur Arteri Purwakarta selama pengalihan kendaraan berat, imbas perbaikan Jembatan Cisomang Tol Cipularang. Sejak 23 Desember 2016 hingga 25 Februari 2017, tercatat 20 kecelakaan lalulintas. Dari jumlah kecelakaan tersebut, 14 orang diantaranya mengalami luka ringan dan dua orang luka berat.
"Sembilan orang meninggal dunia di jalur tersebut," kata Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti, di Mapolres Purwakarta, Rabu (1/3).
Dari sejumlah kecelakaan tersebut, mayoritas korban adalah pengendara roda dua yang melintasi Jalur Arteri Purwakarta yang melintasi tiga kecamatan yakni Kecamatan Jatiluhur, Sukatani dan Darangdan. "Kebanyakan roda dua dan penyebabnya rata-rata karena kondisi jalan yang macet, pengendara roda bisa jadi stres, bosan karena macet kemudian terburu-buru menyalip," singkat dia.
Sebelumnya, sejumlah warga yang mengatas namakan diri mereka Forum Warga Jalan Purwakarta Bandung (FWJPB) geruduk kantor unit Jasa Marga Gerbang Tol Jatiluhur, tepatnya di Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur, Rabu (22/2) malam lalu.
Kedatangan warga yang dikawal ketat pihak kepolisian ini untuk menyampaikan protes kepada pihak Jasa Marga yang dianggap sebagai penanggung jawab atas terjadinya kemacetan di jalan alteri Purwakarta yang melintasi tiga kecamatan yakni Jatiluhur, Sukatani, Darangdan. “Banyak dampak yang merugikan massyarakat pengguna jalan alteri ini. Selain sering macet juga sekarang kondisi jalan mengalami kerusakan parah serta mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa. Kami meminta pertanggungjawaban Jasa Marga. Mereka berbisnis murni, tapi saat ada masalah seperti retaknya jembatan Cisomang di Tol Cipularang kita semua kena imbasnya,” kata Idang salah seorang peserta aksi.
Jasa Marga, kata dia, jelas harus bertanggung jawab atas insiden ini. Warga harus terganggu oleh kemacetan setiap harinya. Dampak kemacetan parah yang sudah menjadi pemandangan sehari-hari di jalur alteri jelas berimbas pada aktivitas warga serta mengganggu perekonomian masyaraakat. Terutama bagi mereka  yang berdomisili di Kecamatan Plered, Darangdan Maniis, Sukatani, Tegalwaru yang bekerja di industri di sekitaran perkotaan Purwakarta. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template