42 Guru Ikuti Program Keahlian Ganda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 42 Guru Ikuti Program Keahlian Ganda

42 Guru Ikuti Program Keahlian Ganda

Written By Mang Raka on Sabtu, 25 Maret 2017 | 15.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - SMKN 1 Cilamaya jadi tempat 42 guru SMK dari berbagai Provinsi menimba pelatihan Program Kemendikbud dalam Karir Keahlian Ganda untuk memenuhi kekurangan guru Produktif. Sebanyak 42 Guru tersebut, bukan saja datang dari Jawa, melainkan juga dari Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat.

Program yang dulunya dikenal sebagai alih fungsi guru ini secara perdana digelar dibawah komando P4TK Cianjur. Program ini untuk mendapatkan sertifikat keahlian sebagai guru produktif akan berlangsung selama 12 bulan kedepan. Program ini dilakukan melalui empat tahap dengan tahap ON dan IN, dan 2 bulan diantaranya untuk In Service. Kemendikbud menunjuk 2 SMK di Karawang, yaitu khusus Agronomi di SMKN 1 Cilamaya dan Perikanan di SMKN 1 Cilamaya. Hal ini erat kaitannya untuk mengisi Kekurangan guru yang Produktif dibidang masing-masing dengan program Keahlian Ganda.
Misal sebutnya, Guru SMK dengan mata pelajaran Wirausaha atau Kimia, namun jam mengajarnya sedikit, maka untuk memenuhinya, dibina melalui In service ini di SMK Peternakan maupun Perikanan. Karenanya,  42 Orang Guru PNS yang berasal dari Provinsi NTB, Lampung, Sulawesi Barat dan NTT ini, akan mendalami pembinaan keahlian ganda selama 2 bulan kedepan di Karawang. "Ini program nasional dan baru pertama digelar, dulu  ada alih fungsi guru, nah sekarang ini programnya guru bisa menjadi karier Ganda yang produktif," ungkap Dr R Diyan Krisdiana, A.Pi.,M.si, pejabat Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan P4TK Cianjur.
Doktor asal Kota Bandung ini menambahkan, Output selama kegiatan 2 bulan ini, selain untuk memenuhi ujian akhir Badan Nasional Standar Pendidikan (BSNP) , hasil diklatnya juga akan didapati sertifikat keahlian untuk penambahan kompetensinya yang kemudian dipersentasekan dihadapan P4TK Cianjur. Karenanya, diharapkan, Inservice di SMKN 1 Cilamaya selama 2 bulan sampai pertegahan Mei ini, ke 42 guru PNS ini selain menghasilkan guru yang kompetensi Kahliannya mumpuni sesuai standar , juga  pengetahuan dan sikapnya semakin matang. "Kalau dinilai Kompeten ya dapat sertifikatnya, kalau tidak ya gak dapat sertifikasi," pungkasnya.
Guru Instruktur Nasional (IN) dari SMKN 1 Cilamaya, Asep Idha Rusmana S.Pi mengatakan, SMKN Cilamaya diapresiasinyanya ditunjuk sebagai Pusat Belajar (PB) oleh P4TK Cianjur khusus Kompetensi keahlian dibidang perikanannya, IN sebut Asep, ikut serta membantu dan bekerja selama pembelajaran dilangsungkan dan ikut mengawasi ke 42 guru ini. Dalam program Keahlian Ganda ini, dirinya berikan pesan-pesan potensi keunggulan perikanan yang ada di SMKN 1 Cilamaya ini, selain Pembenihan Ikan, juga pembesaran Ikan hias hingga olahannya diperkenalkan. Diharapkan, ke 42 guru yang datang dari lintas Provinsi ini, bisa menyelami pembinaan selama 2 bulan ini di SMK dan lulus sesuai kompetensi yang dibidiknya." Semoga betah, dan lulus sesuai kompetensi," harapnya.
Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melakukan penataan dan pemenuhan guru produktif di SMK untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja ditahun 2017 ini. Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kemendikbud mengambil langkah strategis sejak tahun 2016, yaitu dengan merancang Program Keahlian Ganda, yang sebelumnya dikenal dengan Program Alih Fungsi Guru. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template