20 Desa Bakal Dilewati Sutet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 20 Desa Bakal Dilewati Sutet

20 Desa Bakal Dilewati Sutet

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Maret 2017 | 12.00.00

TEMPURAN, RAKA - Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2015-2024 yang mewajibkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyuplai tenaga listrik 35 ribu megawatt, ternyata menyasar sedikitnya 20 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Karawang.
Artinya, akan ada ratusan saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet) Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang akan berdiri di Kabupaten Karawang tahun 2020/2021.
Manajemen PT Jawa Satu Power sebagai perusahaan pemenang tender hasil konsorsium antara PT Pertamina (Persero), Marubeni Coorporation dan Sojitz Coorporation, menggelar konsultasi publik pra konstruksi di aula kantor Kecamatan Tempuran, Kamis (23/3).
Advisor Jawa Satu Power (JSP) Sumadi mengatakan, sebelum proyek itu dilakukan, pihaknya menggelar kegiatan konsultasi publik studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) terpadu rencana pembangguanan PLTGU Jawa 1 kapasitas maksimum 1760 MW, dengan pipa dan jaringan transmisi 500 KV. Sejak 31 Januari lalu, pihaknya sudah menandatangani kontrak dengan PLN untuk melaksanakan proyek sepanjang 52 kilometer, dari Karawang sampai transmisi gardu induknya di Cibatu Baru-2 Kabupaten Bekasi. "Rencananya awal tahun depan mulai pembangunan. Sementara operasinya sekitar tahun 2020/2021 mendatang," ujarnya.
Dari 52 kilometer dengan jumlah 118 sutet PLTGU, nantinya di Karawang akan terlintasi sekitar 42 kilometer. Sebisa mungkin sebut Sumadi, sutet yang dibangun tidak melewati di atas rumah atau pohon. Jika ada yang terlewati, akan ada kompensasi sesuai perhitungan regulasi yang ada. "Sutet ini nanti dibangun 52 kilometer. 42 kilometer diantaranya di Karawang. Makanya kita sosialisasi amdal dulu dua kali di Cilamaya dan Tempuran, berikutnya nanti di Bekasi," ungkapnya.
Sumadi menambahkan, sosialisasi Amdal ini baru sebatas simbolisasi saja. Selebihnya nanti akan diteruskan tim konsultan untuk menyusun Amdal. Mereka sudah mengantongi sertifikat konsultan yang profesional. Saat ini, dalam jadwal pengerjaan proyek PLTGU Jawa 1 ini, baru masuk pra konstruksi yang akan menghabiskan waktu 12 bulan, yang meliputi survei demografi dan fisik, pemetaan sosial dan sosialisasi umum. Berikutnya, sambung Sumadi, periode konstruksi selama 30 bulan, yaitu pengerjaan konstruksi sebelum commisioning, dan terakhir adalah jadwal commisioning selama 6 bulan, yaitu produksi pertama energi listrik.
Ia ingatkan juga, proyek ini akan melibatkan 2500 tenaga kerja saat puncak periode konstruksi nanti. Dimana 60 persen atau lebih dari seribu diantaranya adalah warga lokal Karawang. "Pekerjaan proyek ini akan melibatkan 2500 tenaga kerja di puncak konstruksi," ungkapnya.
Agung, perwakilan PT Jawa Satu Power lainnya mengungkapkan, 20 desa di 5 kecamatan berbeda, yaitu Rawamerta, Tempuran, Cilebar, Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan, akan dilintasi sutet. Dalam 1 unit sutet membutuhkan sekitar 20X20 meter lahan. "Ada sedikitnya 20 desa yang bakal dilintasi. Segala sesuatunya sudah disiapkan, karena ini program pusat," ungkapnya.
Kabid Tata Lingkungan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DPLHD) Karawang Mahpudin mengatakan, sosialisasi Amdal ini adalah awal. Kaitan proyek pemerintah maupun swasta, tata perlindungan dan prosesnya wajib diketahui masyarakat. Nanti, pihak DPLHD menunjuk tokoh perwakilan beberapa desa yang akan dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup, untuk bisa menyuarakan harapan agar bisa mendapat respon. Sebab, diakui Mahpudin, pemkab secara utuh belum mengetahui detail akan adanya proyek PLTGU ini. Karena harus menyesuaikan dengan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) yang ada.
Pihaknya menunggu tindak lanjut dari PT Jawa Satu Power, dan masyarakat yang akan terkena dampak dari pembangunan sutet, yang kemungkinan juga menggerus beberapa hektare sawah di beberapa lokasi. "Sawah bisa terdampak, makanya pemkab belum diberi tembusan utuh kaitan proyek ini. Karena harus menyesuaikan juga dengan RUTR yang ada," ungkapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template